<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111223">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SEMEN AYAM KAMPUNG, AYAM KATE DAN AYAM HUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD FAUZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Semen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi betina melalui kopulasi. Evaluasi kualitas semen merupakan alat utama untuk memprediksi kinerja reproduksi ternak jantan. Kualitas semen ayam dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya jenis ayam. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perbandingan karakteristik kualitas semen ayam kampung, ayam kate dan ayam hutan merah  secara makroskopis dan mikroskopis. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jenis bangsa ayam lokalyaitu ayam kampung, ayam kate dan ayam hutan merah dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian didapatkan volume semen ayam kampung 0,28±0,03 mL/ejakulasi lebih tinggi dari ayam kate 0,17±0,06 mL/ejakulasi, dan ayam hutan 0,15±0,05 mL/ejakulasi. pH semen Ayam kampong 7,33±0,31, tidak berbeda dengan ayam kate 7,07±0,31 dan ayam hutan merah 7,20±0,20. Ayam kampung memiliki konsentrasi spermatozoa 2260,00 ±104,40 juta/mL, lebih tinggi dari pada ayam kate 1980,00 ± 157,16 juta/mL, dan ayam hutan 1736,67 ± 317,86 juta/mL. Motilitas spermatozoa ayam kampung 85,11±3,29%, ayam kate 80,43±1,82%, dan ayam hutan merah 82,05±2,83 %. Viabilitas spermatozoa ayam kampung 87,61±2,94 %, ayam kate 85,05±2,63 %, dan ayam hutan merah 86,91±1,84 %. Abnormalitas spermatozoa ayam kampung 6,63±0,95 %, ayam kate 6,79±1,52%, dan ayam hutan merah 7,58±1,43%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Volume semen dan konsentrasi spermatozoa ayam kampung, lebih tinggi secara nyata (P0,05).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 12:22:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 14:42:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>