<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111218">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IYANDRA PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat telah&#13;
mengatur mengenai Pemerkosaan yang dilakukan terhadap anak. Namun pada&#13;
Putusan Mahkamah Syar’iyah Blangpidie Nomor 1/JN.Anak/2022/MS.Bpd hakim&#13;
memutuskan putusan bebas kepada anak yang melakukan jarimah pemerkosaan&#13;
terhadap anak.&#13;
Penelitian Studi Kasus ini bertujuan untuk menganalisis putusan hakim&#13;
dalam hal penilaian yang berbeda terhadap kesaksian saksi korban anak pada&#13;
persidangan dan untuk menganalisis bagaimana Putusan Bebas (Vrijspraak)&#13;
dalam Putusan Mahkamah Syar’iyah Blangpidie Nomor 1/JN.Anak/2022/MS.Bpd&#13;
dinilai bertentangan dengan rasa keadilan.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian jenis yuridis normatif dengan&#13;
pendekatan studi kasus. Jenis pendekatan ini dilakukan dengan cara meneliti yang&#13;
tertulis dalam putusan hakim serta perundang-undangan dan bahan hukum&#13;
sekunder lainnya, sehingga dilakukan dengan cara menelaah bahan pustaka atau&#13;
data sekunder yang berkaitan erat dengan masalah.&#13;
Hasil analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Blangpidie Nomor&#13;
1/JN.Anak/2022/MS.Bpd adalah hakim tidak memperhatikan fakta-fakta&#13;
persidangan bahwa keterangan dari anak dapat dijadikan sebagai petunjuk namun&#13;
hakim menyatakan bahwa keterangan anak tidak dapat dijadikan sebagai alat&#13;
bukti dan hakim tidak mempertimbangkan keterangan dari keluarga anak korban&#13;
dan menyatakan bahwa keterangan saksi ini merupakan Testimonium de auditu,&#13;
namun keterangan saksi ini sudah mendapatkan pengertian yang luas sesuai&#13;
dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 65/PUU-VIII/2010. Hakim&#13;
dalam Putusan Nomor 1/JN.Anak/2022/MS.Bpd tidak mempertimbangkan tujuan&#13;
hukum yaitu keadilan, kepastian, dan kemanfaatan dengan membebaskan anak&#13;
terdakwa dan tidak memberikan restitusi dan hak-hak lainnya kepada anak&#13;
korban.&#13;
Disarankan kepada hakim untuk melihat fakta-fakta dalam persidangan dan&#13;
menerapkan undang-undang sesuai dengan perkara yang dilakukan serta harus&#13;
memiliki sensitivitas terhadap perkara pidana dengan harapan dapat menegakkan&#13;
asas kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD ABUSE - CRIMINOLOGY - CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RAPE (CRIME) - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.025 554</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111218</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 11:23:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 12:04:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>