<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111215">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP PERFORMA DAN UKURAN ORGAN LIMFOID AYAM BROILER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairunnisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produktivitas ayam broiler dapat ditentukan dengan melihat baik buruknya sistem imunitas&#13;
tubuh dan performa ayam broiler. Performa ayam broiler dilihat dari bagaimana bobot badan akhir&#13;
dengan mengkonsumsi ransum dan melihat efisiensi dari ransum yang diberikan. Tujuan dari&#13;
penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah pemberian tepung daun kelor (Moringa oleifera) dalam&#13;
pakan fermentasi mempengaruhi performa dan ukuran organ limfoid ayam broiler. Penelitian ini&#13;
menggunakan DOC umur 1 hari dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan subsampel&#13;
yang terdiri dari 4 perlakuan, 5 ulangan selama 35 hari. Setiap ulangan terdiri atas 5 ekor ayam&#13;
sehingga jumlah ayam yang digunakan sebanyak 20 ekor. Penambahan fermentasi tepung daun kelor&#13;
mulai diberikan pada hari ke-8 sampai hari ke-35. Kelompok P0 merupakan perlakuan kontrol (0%)&#13;
tepung daun kelor, P1 (10%), P2 (15%) dan P3 (20%) dari total 100% pemberian pakan disetiap&#13;
perlakuannya. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan uji&#13;
lanjut Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
penambahan tepung daun kelor ke dalam pakan berpengaruh terhadap performa dan ukuran organ&#13;
limfoid. Dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun kelor sebanyak 10-20% tidak&#13;
berpengaruh terhadap konsumsi ransum. Namun pemberian 10-15% dapat meningkatkan bobot&#13;
badan akhir sedangkan pemberian 20% dapat menurunkan bobot serta ukuran dari limpa ayam&#13;
broiler.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 11:03:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 11:14:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>