Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENINGKATAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN DI SMA NEGERI 1 TAKENGON
Pengarang
REFRIANDI PIDAR ITIRO - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rusli Yusuf - 195702101985031004 - Dosen Pembimbing I
Ruslan - 197602032003121001 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Yunus - 197203102005011001 - Penguji
Hasbi Ali - 197011222005011002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1706101010048
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Refriandi pidar itiro (2022). Peningkatan Standar kompetensi lulusan di SMAN 1 Takengon.
Peningkatan Standar kompetensi lulusan adalah upaya terstruktur guna membentuk lulusan yang berkualitas. Adapun tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui strategi penerapan yang di gunakan dalam Standar Kompetensi Lulusan di SMA Negeri 1 Takengon. (2) mengetahui hambatan dalam proses standar kompetensi Lulusan di SMA Negeri 1 Takengon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data pada penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu guru mata pelajaran PPKn, guru agama, guru wakil kurikulum, guru bidang kesiswaan, guru pembina osis. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bidang religius. hal pertama yang dilakukan adalah dengan cara menanamkan sikap ketaatan ibadah pada peserta didik di sma negeri 1 takengon. dalam bidang intrakurikuler tentunya para pendidik menerapkan konten-konten yang ada dalam mapel pai secara menyeluruh. nilai nilai religius yang dipelajari pada mapel pai diajarkan tidak hanya melalui pengetahuan namun juga praktek. Strategi kedua yaitu menanamkan sikap cinta budaya dan identitas diri dengan menyisipkan materi tentang kebudayaan didalam mata pelajaran berlangsung, serta diimbangi dengan ektrakulikuler seperti pramuka, seni dan lain-lain. Strategi Ketiga adalah dengan mendorong peserta didik untuk menunjukkan sikap aktif peduli dan berbagi sesama peserta didik dengan membuat pembelajaran berkelompok, yang mana siswa dibagi atas berbagai kelompok dan diberi tugas didalam kelas agar menumbuhkan sikap yang peduli dan berbagi dengan sesama teman kelompok. Strategi keempat adalah dengan menanamkan sikap bertanggung jawab, melakukan refleksi, berinisiatif dan merancang strategi untuk pembelajaran dan pengembangan diri pada peserta didik. Strategi keempat adalah dengan menanamkan sikap bertanggung jawab, melakukan refleksi, berinisiatif dan merancang strategi untuk pembelajaran dan pengembangan diri pada peserta didik. Strategi kelima adalah dengan mengembangkan dan menunjukkan perilaku berbudaya dengan menyampaikan gagasan orisinal, membuat tindakan dan karya kreatif yang terdokumentasikan pada berbagai kegiatan melalui program yang mendukung perilaku berbudaya siswa, seperti dinul islam, ekstrakulikuler seni dan lainnya. Strategi keenam adalah melalui melatih sikap dan kemampuan serta kegemaran berliterasi dengan sekolah menyiapkan berbagai buku untuk bacaan siswa, agar mereka tertarik dengan buku seingga tertanam sikap gemar membaca. Strategi ketujuh adalah menanamkan kemampuan numerasi dalam bernalar menggunakan konsep, prosedur, fakta dan alat matematika dengan menggunakan model dan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan yang apa yang tujuan pembelajaran ingin dicapai, seperti numerasi dan nalar sesuai konsep dan prosedur maka saya akan menggunakan metode dan model pelajaran yang sesuai. Tentunya berbagai strategi tersebut merupakan upaya dari SMAN 1 Takengon dalam meningkatkan kualitas peserta didik dan lulusan yang ada.
Kata kunci: lulusan, ekstrakurikuler, kompetensi
ABSTRAK Refriandi pidar itiro (2022). Improving the competency standards of graduates at SMAN 1 Takengon Improving the competency standards of graduates is a structured effort to produce quality graduates. The purpose of this study was to (1) find out the implementation strategy used in the Graduate Competency Standards at SMA Negeri 1 Takengon. (2) Find out the obstacles in the process of developing graduate competency standards at SMA Negeri 1 Takengon. This research uses qualitative methods with descriptive research types. The data sources in this study amounted to four people, namely civics subject teachers, religion teachers, deputy curriculum teachers, student affairs teachers, and OSIS coaches. Data collection techniques include interviews and documentation. The results of this study indicate that in the religious field, the first thing that is done is to instill an attitude of obedience to worship in students in public high school 1 takengon. In the intracurricular field, of course, educators apply the content of Islamic religious education subjects as a whole. The religious values learned in Islamic religious education subjects are taught not only through knowledge but also through practice. The second strategy is to instill an attitude of love for culture and self-identity by inserting material about culture into ongoing subjects and balancing it with extracurricular activities such as scouting, the arts, and others. The third strategy is to encourage students to show an active attitude of caring and sharing among themselves by using group learning, where students are divided into various groups and given tasks in the classroom to foster an attitude of caring and sharing with fellow group members. The fourth strategy is to instill an attitude of responsibility, reflect, take initiative, and design strategies for learning and self-development in students. The fourth strategy is to instill an attitude of responsibility, reflection, and initiative and design strategies for learning and self-development in students. The fifth strategy is to develop and demonstrate cultured behavior by conveying original ideas, taking action, and documenting creative works in various activities through programs that support students' cultured behavior, such as dinul Islam, extracurricular arts, and others. The sixth strategy is through training attitudes and abilities as well as a penchant for literacy, with schools preparing various books for student reading so that they are interested in books and an attitude of love for reading is embedded. The seventh strategy is to instill numeracy in reasoning using mathematical concepts, procedures, facts, and tools by using models and learning strategies that are more creative and in accordance with what the learning objectives want to achieve, such as numeracy and reasoning according to concepts and procedures. Then I will use appropriate methods and models for lessons. Of course, these various strategies are the efforts of SMAN 1 Takengon to improve the quality of existing students and graduates. Keywords: graduate, extracurricular, competency
KINERJA UNIVERSITAS GAJH PUTIH TAKENGON (Djoko Priwanto, 2015)
PENGARUH KOMPETENSI GURU DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA LULUSAN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP DAYA SERAP LULUSAN SMK DI ACEH (Heri Fajri, 2024)
KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI BANDA ACEH (Ummiyani, 2025)
STRATEGI KERJASAMA SEKOLAH DENGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI (DU/DI) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN PADA SMK NEGERI 3 RNBANDA ACEH (AZIZAH, 2015)
PRESTASI BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI ANTARA SISWA YANG DIAJARKAN OLEH GURU LULUSAN PENDIDIKAN EKONOMI DENGAN GURU LULUSAN NON PENDIDIKAN EKONOMI PADA SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (farinia maulani, 2016)