<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111146">
 <titleInfo>
  <title>KADAR PROTEIN DADIH KERBAU GAYO SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU RUANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIFTAHUL RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dadih merupakan makanan tradisional yang berasal dari hasil fermentasi susu kerbau oleh bakteri asam laktat (BAL). Semakin lama bahan pangan disimpan, semakin besar resiko kerusakan pada makanan tersebut. Kontaminasi mikroorganisme merusak zat makanan, yang mengakibatkan penurunan nilai gizi bahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar protein dadih kerbau gayo selama penyimpanan pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan sampel dadih sebanyak 12 sampel. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu penyimpanan 2 hari ( P1), penyimpanan 7 hari (P2), penyimpanan 12 hari (P3) dan penyimpanan 17 hari (P4). Metode yang digunakan dalam menguji kadar protein pada dadih adalah metode Kjeldahl, yang merupakan metode yang sederhana untuk penetapan nitrogen total pada protein dan senyawa yang mengandung nitrogen. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) taraf signifikan 5%. Hasil penelitian yang diperoleh kadar protein dadih kerbau gayo mengalami penurunan yang nyata selang 5 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dadih penyimpanan (P1), (P2), (P3) dan (P4) masing-masing adalah 5.50% ± 0.20, 4.23% ± 0.15, 2.26% ± 0.57 dan 1.78% ± 1.57. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lamanya waktu penyimpanan mempengaruhi penurunan kadar protein dadih kerbau gayo.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111146</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-13 11:09:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-13 11:49:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>