<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111130">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN POLA TIDUR PASIEN PASCA OPERASI DI  RUANG RAWAT INAP  BEDAH BADAN PELAYANAN KESEHATAN RSU DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmi Yani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gangguan   pola  tidur  adalah  gangguan  dalam  waktu  tidur  yang  dapat  menyebabkan ketidak  nyamanan    atau  mengganggu   gaya  hidup  yang  diinginkan.   Karakteristiknya adalah  : keluhan  verbal  tentang  kesulitan   untuk jatuh   tidur,  bangun  lebih  dim   atau terlambat   dari  yang  diinginkan.   Faktor-faktor   yang  mempengaruhi    gangguan   pola tidur   adalah  : faktor penyakit  (nyeri),  faktor  lingkungan,   faktor  motivasi,  dan faktor kecemasan.     Tujuan    penelitian     ini   adalah    untuk    mengidentifikasi      bagaimana gambaran    faktor-faktor    yang   mempengaruhi     gangguan    pola   tidur   pasien   pasca operasi   di   ruang   rawat    inap   bedah.   Penelitian    ini  bersifat   deskriptif    melalui  pendekatan    Cross  Sectional  Study.  Pengambilan    sampel    dengan    menggunakan  metode  non probability sampling dengan  teknik  purposive sampling   terhadap   30 responden.    Pengumpulan    data     dilakukan   pada  tanggal   10  dan   14  Maret  2007. dengan   menggunakan    alat   pengumpul    data   berupa   kuesioner    yang   memuat   16 pertanyaan    positif   dan  negatif.   Analisa   data  secara   manual  dengan   menentukan  persentase  kemudian  dikategorikan    berdasarkan   jenjang   ordinal.   Hasil   penelitian  diperoleh   gambaran   gangguan   pola  tidur  pasien  pasca  operasi  di  ruang  rawat  inap dilihat  dari  faktor  penyakit   (nyeri)  pada  kategori  berat  (83.3%).  faktor  lingkungan berada  pada  kategori  positif  (56,7%),  faktor  motivasi   pada  kategori  negatif  (70%) dan  faktor  kecemasan   pada  kategori   positif  (66,7%).   Diharapkan    kepada   perawat yang   merawat   pasien   di   ruang   rawat   inap   bedah   wanita   dan   bedah   pria   agar memperhatikan    pemenuhan    kebutuhan    tidur   pasien   sehingga   akan   memberikan motivasi  yang besar terhadap  pemenuhan  tidur pasien.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Pasien  pasca operasi,   faktor-faktor  gangguan  pola tidur&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP DISORDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.894 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111130</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-13 09:57:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-13 10:38:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>