Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DRAINASE DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE FUZZY TOPSIS
Pengarang
Suci Tiara Agus - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mubarak - 197505062000121001 - Dosen Pembimbing I
Fachrurrazi - 197005062000121001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2204201010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelaksanaan pembangunan proyek drainase dihadapkan pada risiko yang dapat menyebabkan kegagalan tujuan proyek. Semua risiko pada pelaksanaan proyek memiliki dampak signifikan terhadap waktu, biaya, dan kualitas. Adanya penilaian risiko yang tepat dengan mempertimbangkan kriteria waktu, biaya, dan kualitas secara terintegrasi dapat memberikan hasil yang lebih relavan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak risiko tertinggi yang mempengaruhi pelaksanaan serta menilai risiko prioritas tertinggi pada pelaksanaan proyek drainase di Provinsi Aceh secara terintegrasi. Objek yang diteliti merupakan proyek drainase yang dilaksanakan selama tahun anggaran 2021 dan tersebar di 17 kabupaten/ kota. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pakar untuk mendapatkan penilaian bobot kepentingan kriteria risiko, sedangkan data sekunder didapatkan dari hasil penelitian terdahulu berupa data persepsi penilaian frekuensi dan dampak risiko. Dampak risiko terhadap kriteria waktu, biaya, dan kualitas secara terintegrasi diukur menggunakan metode Fuzzy TOPSIS, dimana fuzzy yang melibatkan data linguistik untuk menangkap kondisi yang tidak jelas, dan TOPSIS untuk mendapatkan perangkingan risiko terhadap dampak. Sementara itu, penilaian risiko diukur menggunakan Risk Important Index (RII) untuk mendapatkan perangkingan risiko prioritas tertinggi. Penelitian ini menemukan 5 faktor risiko yang memiliki dampak tertinggi terhadap integrasi kriteria waktu, biaya, dan kualitas dalam pelaksanaan proyek drainase. Sementara itu, Penilaian risiko tertinggi ditemui pada kategori “menengah” dengan total 4 faktor risiko, yaitu: faktor risiko bencana (M), kontrak (I), perencanaan (desain) (J), dan sosial (K).
The construction of drainage projects was exposed to risks that could lead to the failure of the project objectives. All risks in project implementation had a significant impact on time, cost, and quality. Proper risk assessment by the integrated time, cost, and quality criteria could provide more relevant results. This study aimed to determine the impact of the highest risks affecting the implementation and the highest priority risk assessment on the implementation of drainage projects in Aceh Province on an integrated system. The object studied was a drainage project implemented during the 2021 fiscal year and spread across 17 districts/cities. This research used primary data and secondary data. Primary data was collected by questionnaire distribution to experts for a weighted assessment of the important criteria of risk, while secondary data was obtained from the results of previous research in the form of data on perceptions of frequency assessment and risk impact. The impact of risk on time, cost, and quality criteria was integrated and measured using the Fuzzy TOPSIS method, where fuzzy involves linguistic data to capture unclear conditions, and TOPSIS to rank risks against impacts. Meanwhile, risk assessment was measured by Risk Important Index (RII) to get the highest priority risk ranking. This research found 5 risk factors that had the highest impact on the integrated criteria of time, cost, and quality in drainage project implementation. Meanwhile, the highest risk assessment was found in the "medium" category with a total of 4 risk factors, namely: disaster (M), contract (I), planning (design) (J), and social (K) risk factors.
ANALISIS RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE FUZZY TOPSIS (Tri Yolanda Ariska, 2023)
IDENTIFIKASI RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DRAINASE DI PROVINSI ACEH (Suci Tiara Agus, 2022)
ANALISIS RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR JALAN DI PROVINSI ACEH (Rifat Aditya Hawari, 2022)
PENILAIAN TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI DALAM WILAYAH DAERAHRNALIRAN SUNGAI DENGAN MENERAPKAN MODEL FUZZY-SPATIAL MULTI RNCRITERIA DECISSION MAKING (F-SMCDM) (Maimun Rizalihadi, 2026)
FAKTOR – FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA KONTRAKTOR PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN ACEH JAYA (azhari, 2014)