<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111088">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DRAINASE DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE FUZZY TOPSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Tiara Agus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan pembangunan proyek drainase dihadapkan pada risiko yang dapat menyebabkan kegagalan tujuan proyek. Semua risiko pada pelaksanaan proyek memiliki dampak signifikan terhadap waktu, biaya, dan kualitas. Adanya penilaian risiko yang tepat dengan mempertimbangkan kriteria waktu, biaya, dan kualitas secara terintegrasi dapat memberikan hasil yang lebih relavan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak risiko tertinggi yang mempengaruhi pelaksanaan serta menilai risiko prioritas tertinggi pada pelaksanaan proyek drainase di Provinsi Aceh secara terintegrasi. Objek yang diteliti merupakan proyek drainase yang dilaksanakan selama tahun anggaran 2021 dan tersebar di 17 kabupaten/ kota. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pakar untuk mendapatkan penilaian bobot kepentingan kriteria risiko, sedangkan data sekunder didapatkan dari hasil penelitian terdahulu berupa data persepsi penilaian frekuensi dan dampak risiko. Dampak risiko terhadap kriteria waktu, biaya, dan kualitas secara terintegrasi diukur menggunakan metode Fuzzy TOPSIS, dimana fuzzy yang melibatkan data linguistik untuk menangkap kondisi yang tidak jelas, dan TOPSIS untuk mendapatkan perangkingan risiko terhadap dampak. Sementara itu, penilaian risiko diukur menggunakan Risk Important Index (RII) untuk mendapatkan perangkingan risiko prioritas tertinggi. Penelitian ini menemukan 5 faktor risiko yang memiliki dampak tertinggi terhadap integrasi kriteria waktu, biaya, dan kualitas dalam pelaksanaan proyek drainase. Sementara itu, Penilaian risiko tertinggi ditemui pada kategori “menengah” dengan total 4 faktor risiko, yaitu: faktor risiko bencana (M), kontrak (I), perencanaan (desain) (J), dan sosial (K).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111088</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-12 13:34:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-12 15:19:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>