<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111052">
 <titleInfo>
  <title>RAGAM PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI PUSAT REHABILITASI HARIMAU SUMATERA DHARMASRAYA (PR-HSD) ARSARISUMATERA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jihan Athifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Parasit Gastrointertinal merupakan parasit yang dijumpai pada saluran pencernaan hewan yang mengakibatkan penyakit seperti helminthiasis dan protozoonosis Infeksi parasit gastrointestinal umumnya bersifat kronis dengan tingkat morbiditas jangka panjang dan dapat menyebabkan dehidrasi, kehilangan nafsu makan hingga kekurusan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ragam parasit gastrointestinal yang dapat menginfeksi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan tingkat prevalensinya di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) ARSARI. Sampel yang digunakan merupakan sampel feses dari Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terdiri dari 1 individu jantan dan 2 individu betina. Sampel feses dihomogenkan dengan formalin 10% dengan perbandingan 1:1 selanjutnya disimpan didalam ice box yang telah diisi es untuk dibawa ke Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan USK untuk dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunkan metode Sentrifugasi, Apung, Mc master, Formol-Eter dan Modified Ziehl Neelsen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ketiga harimau sumatera tersebut terinfeksi parasit gastrointestinal dari golongan nematoda Ancylostoma sp. (100%) dan Toxocara cati (100%), golongan cestoda Spirometra sp. (66,6%)  golongan trematoda Alaria sp. (33,3%)  serta protozoa dari golongan Balantidium sp. (33,3%), Cystoisospora sp. (33,3%) dan Entamoeba sp. (66,6%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111052</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-09 17:17:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-12 09:20:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>