<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111028">
 <titleInfo>
  <title>DISFEMISME DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @KABARACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Naila Autarina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP - Pendidikan Bahasa  Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk disfemisme dan fungsi disfemisme yang terdapat dalam kolom komentar akun instagram @kabaraceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah akun media sosial instagram @kabaraceh terkait dengan komentar warganet yang mengandung disfemisme pada bulan Oktober-Desember 2022. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan klausa yang mengandung disfemisme dalam kolom komentar akun instagram @kabaraceh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi dengan cara membaca komentar warganet pada akun instagram @kabaraceh dan menentukan komentar warganet yang mengandung disfemisme. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 108 disfemisme yang terdiri dari 67 disfemisme berbentuk kata, 26 disfemisme berbentuk frasa, dan 15 disfemisme berbentuk klausa. Fungsi disfemisme dalam penelitian ini ditemukan 9 fungsi yang meliputi: 1) menyatakan hal yang tabu, tidak senonoh, asusila, 2) menunjukkan rasa tidak suka atau tidak setuju terhadap seseorang atau sesuatu, 3) penggambaran negatif terhadap seseorang atau sesuatu, 4) mengungkapkan kemarahan atau kejengkelan, 5) mengumpat atau memaki, 6) menunjukkan rasa tidak hormat atau merendahkan seseorang, 7) mengolok-olok, mencela, atau menghina, 8) melebih-lebihkan sesuatu, 9) menghujat atau mengkritik. Dari hasil analisis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa yang digunakan warganet cenderung bernilai kasar dan tidak memperhatikan sopan santun.&#13;
Kata kunci:  disfemisme, bentuk, fungsi, instagram @kabaraceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111028</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-08 12:33:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-08 14:47:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>