<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111024">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK ANATOMI, HISTOKIMIA, DAN SITOLOGI TUMBUHAN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR (JACK.) R. M. SMITH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rayhannisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang karakteristik anatomi, histokimia, dan sitologi tumbuhan kecombrang  (Etlingera elatior (Jack) R. M. Smith)  telah dilakukan pada bulan Januari 2022 hingga Januari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur anatomi dan keberadaan metabolit sekunder pada organ daun dan bunga serta mengetahui bentuk ukuran, dan karakter sitologi tumbuhan Etlingera elatior. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling.  Parameter pada penelitian ini adalah karakter anatomi, keberadaan senyawa metabolit sekunder (alkaloid, flavonoid, tanin, dan terpenoid) pada organ daun dan bunga serta data sitologi tumbuhan. Metode kerja untuk preparat anatomi yaitu fiksasi, penyayatan, pembersihan, pewarnaan, dehidrasi, dan mounting. Uji histokimia dilakukan dengan meneteskan reagen spesifik pendeteksi metabolit sekunder pada jaringan. Sediaan sitologi dilakukan dengan metode squash dengan pengambilan akar pada pukul 07.00, 08.00, dan 09.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Struktur anatomi pada bagian daun dan bunga memiliki karakter yang sama pada ketinggian dan letak geografi yang berbeda kecuali pada karakter trikoma dan kristal. Keberadaan metabolit sekunder dalam jaringan pada bagian daun dan bunga tumbuhan Etlingera elatior ditemukan dengan karakter yang sama pada ketinggian dan letak geografi yang berbeda. Fase pembelahan sel yang ditemukan pada data sitologi tumbuhan Etlingera elatior adalah tahap profase, metafase, anafase, dan telofase tetapi bentuk, ukuran, dan jumlah kromosom tidak dapat diamati.&#13;
&#13;
Kata Kunci: anatomi, Etlingera elatior, geografis, histokimia, sitologi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111024</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-08 11:17:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-08 11:29:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>