ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN DARI LARVA BLACK SOLDIER FLY YANG DIBIAKKAN PADA MEDIA LIMBAH HEWAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN DARI LARVA BLACK SOLDIER FLY YANG DIBIAKKAN PADA MEDIA LIMBAH HEWAN


Pengarang

Iga Fadlah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Azhari - 196310201990021001 - Dosen Pembimbing I
Wahyu Eka Sari - 198812232018032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1902101010111

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Larva Black Soldier Fly (BSF) atau yang biasa dikenal dengan sebutan magot dapat menjadi pakan alternatif bagi ternak dan ikan, namun jika larva tersebut berkembang biak pada media limbah hewan terutama limbah feses, dikhawatirkan adanya potensi mengandung bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan identifikasi serta skrining bakteri patogen asal larva BSF yang dibiakkan pada media limbah hewan. Larva BSF dibiakkan pada media limbah ikan, feses sapi, kelinci, dan kambing, kemudian bakteri dari larva BSF sebanyak 25 g diisolasi menggunakan media Nutrient Agar (NA) dengan metode spread plate, selanjutnya skrining awal bakteri patogen dengan uji hemolisis pada media Blood Agar, identifikasi bakteri dengan pewarnaan Gram, kemudian bakteri yang diduga patogen diidentifikasi menggunakan uji biokimia dan RapID test. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52 isolat bakteri berhasil diisolasi dari larva BSF dan lima diantaranya terindikasi patogen berdasarkan kemampuannya dalam menghemolisis darah. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh isolat MF-6 teridentifikasi bakteri Serratia fonticola, isolat MF-16 teridentifikasi bakteri Citrobacter diversus, dan isolat MF-34 teridentifikasi bakteri Providencia rettgeri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan skrining awal, diperoleh hanya lima (9,61%) isolat bakteri dari larva BSF yang dibiakkan pada media limbah hewan bersifat patogen oportunistik.

Kata kunci : Citrobacter, larva BSF, limbah hewan, Providencia, Serratia

ABSTRACT Black Soldier Fly (BSF) larvae or commonly known as magot can be an alternative feed for livestock and fish, but if the larvae reproduce in animal waste media, especially faecal waste, there is concern that it has the potential to contain pathogenic bacteria. This study aims to isolate and identify and screen pathogenic bacteria from BSF larvae that are cultured in animal waste media. BSF larvae were cultured in fish waste media, cow, rabbit and goat faeces, then 25 g of bacteria from BSF larvae were isolated using Nutrient Agar (NA) media with the spread plate method, then initial screening of pathogenic bacteria with hemolysis tests on Blood Agar media, identification of bacteria with Gram staining, then bacteria suspected of being pathogens were identified using biochemical tests and RapID tests. The results showed that 52 bacterial isolates were successfully isolated from BSF larvae and five of them were indicated to be pathogens based on their ability to hemolyze blood. Based on the identification results, MF-6 isolate identified as Serratia fonticola, MF-16 isolate identified as Citrobacter diversus, and MF-34 isolate identified Providencia rettgeri. Based on the results of the study it can be concluded that based on the initial screening, only five (9.61%) bacterial isolates from BSF larvae cultured in animal waste media were opportunistic pathogens. Keywords: Citrobacter, BSF larvae, animal waste, Providencia, Serratia

Citation



    SERVICES DESK