<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111011">
 <titleInfo>
  <title>EKSPRESI PROTEIN VIPERIN PADA ORGAN PERNAPASAN AYAM KAMPUNG DAN ITIK YANG DIINFEKSIKAN ISOLAT VIRUS NEWCASTLE DISEASE VIRULEN ASAL ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tiara Azizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Newcastle disease (ND) merupakan penyakit infeksius yang merugikan dalam industri peternakan unggas. Ayam paling peka terhadap ND, sedangkan itik berperan sebagai reservoir yang jarang menunjukkan gejala klinis. Infeksi virus menyebabkan tubuh host menghasilkan berbagai protein antivirus, salah satunya viperin. Viperin merupakan interferon-stimulated genes (ISGs) memodulasi sinyal kekebalan bawaan yang memperlihatkan aktivitas antivirus. Penelitian ini bertujuan mengetahui ekspresi protein viperin dan perbedaan derajat ekspresinya pada organ pernapasan ayam kampung dan itik yang diinfeksikan isolat virus Newcastle disease (VND) virulen asal Aceh menggunakan pewarnaan imunohistokimia (IHK). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah jaringan paru-paru ayam kampung dan itik yang telah dikoleksi pada hari ke-1, 3, dan 7 pasca infeksi. Data hasil Ekspresi protein viperin dideskripsikan lokasi imunopositif dan diskoring derajat sel imunopositif per lapang pandang dengan kategori sedikit, sedang, dan banyak. Hasil penelitian menunjukkan protein viperin terekspresi pada semua sampel jaringan paru-paru ayam kampung dan itik, kecuali pada sampel kontrol negatif. Sel yang imunopositif terhadap protein viperin terdapat pada epitel mesobronkus dan parabronkus, serta sitoplasma sel-sel inflamasi. Perbedaan ekspresi protein viperin terdapat pada hari pertama pasca infeksi, yaitu pada ayam kampung terekspresi dengan derajat sedikit dan pada itik terekspresi dengan derajat sedang, sedangkan pada hari ke-3 dan 7 pasca infeksi ekspresi viperin tidak berbeda karena terekspresi dengan derajat banyak pada jaringan paru-paru ayam kampung maupun itik. Dapat disimpulkan bahwa protein viperin terekspresi terhadap induksi VND virulen asal Aceh, serta terdapat perbedaan derajat sel imunopositif pada hari pertama pasca infeksi pada jaringan paru-paru ayam kampung dan itik.&#13;
Kata kunci : imunohistokimia, Newcastle disease, paru-paru, viperin&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111011</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 16:35:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-08 09:22:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>