<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110994">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB CONSTRUCTION WASTE  PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI NURKHALIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan suatu proyek konstruksi tidak dapat terhindar dari masalah dan kendala dalam proses kegiatannya. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pelaksanaannya adalah construction waste. Waste yang terjadi dalam proyek konstruksi meliputi waste fisik (hasil sisa material konstruksi) dan waste non-fisik (kegiatan yang menghabiskan waktu dan biaya proyek tanpa menambahkan nilai kepada klien) yang dapat mempengaruhi biaya, waktu dan produktivitas suatu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang dapat menyebabkan terjadinya construction waste, mengidentifkasi material yang tersisa atau terbuang dan mengetahui cara penanganan waste  pada pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kontraktor dan konsultan pengawas yang melaksanakan proyek konstruksi gedung dari tahun 2020 hingga tahun 2021. Data kemudian diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas dan selanjutnya di analisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa material yang sering tersisa atau terbuang pada pelaksanaan proyek konstruksi gedung menurut persepsi kontraktor dan konsultan pengawas adalah kayu bekisting, triplek dan paku. Faktor yang dominan terjadi yang menyebabkan construction waste menurut persepsi kontraktor dan konsultan pengawas adalah faktor desain yang sering berubah. Cara penanganan yang banyak dilakukan terhadap construction waste yang dihasilkan pada pelaksanaan proyek konstruksi gedung menurut persepsi kontraktor adalah penerapan metode konstruksi yang efisien dan pelatihan kepada pekerja dalam penggunaan peralatan seefisien mungkin. Sedangkan menurut persepsi konsultan pengawas adalah pengontrolan ketepatan jumlah material yang dikirim ke proyek.&#13;
&#13;
Kata kunci : konstruksi gedung, penyebab waste, construction waste&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110994</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 14:20:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 15:22:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>