<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110983">
 <titleInfo>
  <title>STUDI EKOLOGI EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI BREEDING SITE ORGANISME DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Susi Mulia Ulva</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Magister Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ekosistem mangrove adalah suatu ekosistem yang mampu mendukung kehidupan manusia maupun biota yang berada di sekitarnya. Secara global, ekosistem mangrove diakui sebagai ekosistem yang menghasilkan produktivitas di kawasan pesisir. Lahan basah mangrove berperan penting terhadap fungsi ekologis perlindungan pantai, penyangga salinitas, tempat berkembangbiak (breeding site) organisme dan transportasi nutrisi khususnya di Kawasan Pesisir. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies mangrove, keanekaragaman spesies plankton, hidrologi, faktor sosial ekonomi dan kualitas breeding site organisme mangrove. Penelitian ini dilakukan Agustus 2022 hingga Desember 2022 di kawasan pesisir Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Stasiun penelitian terdiri atas 2 stasiun yaitu Desa Deah Raya dan Desa Alue Naga. Metode yang digunakan adalah metode Line Transect dengan tiga transek pada setiap stasiun yang dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan kehadiran dominansi mangrove. Analisis data menggunakan Indeks keanekaragaman spesies Shanon-Wiener (Ĥ), indeks hidrologi menggunakan pengukuran faktor fisik kimia, indeks sosial ekonomi menggunakan nilai manfaat langsung (direct use value) serta kuantifikasi nilai jasa lingkungan mangrove, dan untuk faktor fisik kimia menggunakan PCA (Principal Component Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman spesies mangrove tergolong rendah dengan nilai Ĥ=1.924, indeks keanekaragaman spesies plankton Ĥ=2.614 tergolong kestabilan komunitas sedang, indeks hidrologi meliputi suhu berkisar 28,2-29,8⁰C, pH 7,1-7,4, DO 2,9-4,1 mg/L, salinitas 27-20,9⁰/₀₀, kecerahan 30-68,5 cm, kedalaman 88,5-105 cm, indeks sosial ekonomi diperoleh Rp.1.142.280.000/tahun dari 63 responden, faktor fisik kimia berupa suhu, pH, DO, kecerahan dan kedalaman mempunyai korelasi positif terdapat pada komponen utama pertama. Kualitas Breeding Site masih tolerir terhadap daya adaptasi organisme.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110983</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 12:41:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 12:54:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>