<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110949">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN PEMBUKTIAN SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SMP NEGERI 2 INDRAJAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Nadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Farah Nadia (2023). Kemampuan Pembuktian Siswa melalui Model Pembelajaran Discovery Learning di SMP Negeri 2 Indrajaya&#13;
&#13;
Kemampuan pembuktian merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting dalam matematika sehingga perlu dilatih sejak dini. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), pembuktian dilakukan secara informal. Namun demikian, fakta lapangan menunjukkan bahwa tidak sedikit siswa jenjang SMP yang kesulitan dalam melakukan pembuktian. Rendahnya kemampuan pembuktian matematika siswa disebabkan oeh banyak faktor, diantaranya ialah penggunaan model belajar yang kurang tepat. Pembelajaran biasanya dimulai dengan guru yang menjelaskan materi, diikuti aktivitas tanya jawab sekilas, dan kemudian melakukan diskusi dalam kelompok kecil tanpa memfokuskan pada kemampuan pembuktian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pembuktian siswa yang menggunakan model discovery learning pada materi garis dan sudut di SMP Negeri 2 Indrajaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian true eksperimental design dengan desain yang digunakan adalah pretest-posttes only control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Indrajaya tahun pelajaran 2022/2023, dan sampel diambil secara random yaitu kelas VII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pembuktian siswa, sedangkan pengolahan data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan pembuktian matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih baik daripada yang menggunakan model konvensional pada materi garis dan sudut. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Kemampuan Pembuktian Siswa, Discovery Learning, Garis dan Sudut</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-06 18:04:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 09:25:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>