<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110895">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERSEPSI IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Maisarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Imunisasi adalah cara yang dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang. Imunisasi dilakukan untuk merangsang pembentukan antibodi, sehingga tubuh dapat resisten terhadap penyakit tertentu. Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal yang dapat melindungi bayi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), seperti hepatitis, campak, polio, tetanus, pertusis, dan difteri. Imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada bayi adalah HB-0, BCG, polio, DPT-HB-Hib, dan campak. Capaian pemenuhan imunisasi dasar lengkap (IDL) di Indonesia belum mencapai target, termasuk pada Kabupaten Aceh Besar. Kecamatan Krueng Barona Jaya menjadi kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi di Aceh Besar, namun capaian IDL pada bayi hanya 33,9%. Hal ini dipengaruhi oleh persepsi ibu terhadap imunisasi dasar yang akan membentuk pilihan ibu untuk memenuhi atau tidak memenuhi imunisasi dasar pada bayinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi ibu terhadap imunisasi dasar, gambaran kelengkapan imunisasi dasar pada bayi, dan hubungan antara keduanya. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan Februari 2023 di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study dengan jenis penelitian korelasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan total sampel 73 ibu yang memiliki bayi berusia 12 sampai 23 bulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat 78% ibu dengan persepsi positif terhadap imunisasi dasar dan 22% ibu dengan persepsi negatif terhadap imunisasi dasar, serta terdapat 37% bayi dengan imunisasi dasar lengkap dan 63% bayi dengan imunisasi dasar tidak lengkap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperoleh p-value 0.001 dan koefisien korelasi positif 0.41 yang menunjukkan terdapat hubungan dengan tingkat sedang antara persepsi ibu dan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar.&#13;
&#13;
Kata kunci : Persepsi, Imunisasi, Imunisasi Dasar, Puskesmas Krueng Barona Jaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IMMUNIZATION - DISEASES CONTROL</topic>
 </subject>
 <classification>614.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-05 09:33:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-05 15:32:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>