<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110867">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PENGARUH MODEL TIPE STAD DAN TGT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI DEBIT DI KELAS V SDN 27 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maisundari Ruhaida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih rendahnya hasil belajar matematika siswa di SD Negeri 27 Banda Aceh. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran yang diterapkan masih menggunakan model konvensional yang mengakibatkan hasil belajar siswa rendah dan belum mencapai KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran STAD dengan model pembelajaran TGT pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi debit. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan Jenis penelitian adalah Quasy Eksperiment dan menggunakan desain penelitian yaitu pretest-postest control grup design. Penelitian ini memiliki populasi sebanyak 52 siswa yang berasal dari Va yang berjumlah 26 siswa, dan kelas Vb berjumlah 26 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas Va sebagai kelas eksperiment I yang menerapkan model pembelajaran STAD dan Vb sebagai kelas eksperiment II yang menerapkan model pembelajaran TGT. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, berupa tes obyektif yang berbentuk soal uraian. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yang diperoleh pada kedua kelompok tersebut melalui analisis statistik deskriptif memperoleh hasil bahwa rata-rata model pembelajaran TGT lebih tinggi daripada model pembelajaran STAD  yaitu 80,00 pada model pembelajaran TGT dan 68,08 pada model pembelajaran STAD. Sedangan hasil analisis inferensial data menunjukan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh  thitung 2,305 &gt; ttabel 2,008 dan signifikansi (0,38 &lt; 0,05). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada kelas V SD Negeri 27 Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110867</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-31 15:28:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-31 16:06:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>