<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110847">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDUR  TERHADAP PERUBAHAN STATUS EMOSIONAL  PADA PASIEN PASCA OPERASI  DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sonia Menika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gangguan tidur sering dialami  oleh  pasien pasca operasi, beberapa faktor yang mempengaruhi  tidur seperti  faktor  nyeri, faktor lingkungan,  faktor  motivasi,  dan faktor kelelahan  dapat memicu timbulnya  reaksi emosional.  Keadaan emosional yang  tidak  stabil seperti  penyangkalan, marah,   cemas, serta menyendiri dapat memperlambat  proses penyembuhan pasien  sendiri.  Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui hubungan faktor-faktor  yang mempengaruhi tidur terhadap perubahan status emosional pada pasien pasca operasi  di  ruang rawat inap  bedah RSUDZA Banda Aceh Tahun 2011.Desaine penelitian bersifat deskriptif korelatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Sampel penelitian ini adalah&#13;
52 Responden yang sudah menjalani operasi. Data dikumpulkan dengan menyebarkan koesioner yang terdiri dari 42 item pernyataan.   Metode analisis data dalam penelitian ini  menggunakan telcnik korelasi yang dianalisis dengan menggunakan perangkat komputer.  Uji  hipotesis  dilakukan dengan bila p-value &gt; dari a (0.05) maka Ho diterima, dan bila p-value  (0,029) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi  tidur terhadap perubahan status emosional pada pasien pasca operasi. Jadi hipotesis penelitian diterima. Untuk mengatasi perubahan status emosional pada pasien pasca operasi, pihak rumah sak.it khususnya tenaga kesehatan yang menangani pasien pasca operasi  disarankan agar meningkatkan pengetahuan dan  keterampilan  dalam  menangani pasien  yang telah menjalani operasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci          :  Faktor yang mempengaruhi tidur, Perubahan Status&#13;
Emosional&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110847</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-31 12:16:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-31 12:16:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>