<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110843">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN INSOMNIA PADA SISWA-SISWI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI FATIH BILINGUAL BOARDING SCHOOL BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Rizky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stres  merupakan   salah  satu  faktor yang  dapat  menyebabkan  insomnia,  dan insomnia  merupakan   salah  satu  akibat yang  dapat  ditimbulkan  ketika seseorang mengalami   stress  yang  berlebihan.    Penelitian   ini  bertujuan  untuk   mengetahui hubungan    antara    tingkat    stres   dengan    insomnia    pada   siswa-siswi    Sekolah Menengah  Pertama di Fatih Bilingual  Boarding  School Banda  Aceh. Penelitian ini merupakan   penelitian   survey  analitik  dengan  desain  cross sectional dan  teknik pengambilan sampel adalah  total sampling. Penelitian  ini menggunak an kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DASS-42) dan Insor.nia Symptom Questionnaire (ISQ). Subjek penelitian  terdiri  dari  86 siswa-siswi  yang  diasrama dengan  sampel penelitian adalah  46 putra  (53,5  %) dan 40 putri  (46,5 %).  Secara keseluruhan,  siswa-siswi   yang  mengalami   stres  adalah  41,86 % dan tidak  stres&#13;
58,14   %,  dan  berdasarkan  tingkatannya  didapatkan   stres  ringan   18,6  %,  stres sedang   17 ,44  %,  dan  stres  berat  5,82%.   Hasil  insomnia   didapatkan   sebanyak&#13;
J 8,6%    mengalami   insomnia,   clan 8 1,4%    tidak   mengalami   insomnia   Insomnia&#13;
banyak  terdapat  pada  usia  11-13  tahun  (25,8  %) dengan  tingkatan  kelas  satu dan&#13;
dua.  Hasil  uji chi square menunjukkan  adanya  hubungan  yang  signifikan  antara tingkat  stres dengan insomnia yaitu p0,016 (p &lt; 0,005).&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: insomnia,  tingkat  stres,  remaja,  sekolah  menengah  pertama&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INSOMNIA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>STRESS - PSYCHIATRY</topic>
 </subject>
 <classification>616.89</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110843</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-31 11:28:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-07 15:30:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>