<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110779">
 <titleInfo>
  <title>PPENGARUH JUMLAH BLADE PROPELLER PADA SISTEM PENDORONG ELECTRIC BOAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHSIL ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiringnya dengan perkembangan kendaraan listrik sekarang ini terus mendorong pengembangan penggunaan energi listrik pada bidang transportasi, salah satu jenis transportasi yang berpotensi untuk penggunaan motor listrik adalah transportasi air seperti kapal atau boat (perahu). Umumnya boat nelayan tradisional masih menggunakan mesin diesel dan bensin sebagai sistem pendorong boat, hal ini terus menjadi masalah karena semakin hari minyak bumi semakin langka. Untuk menyelesaikan permasalahan ini dibutuhkan alternatif yang tepat yaitu dengan dengan menggunakan motor listrik sebagai sistem pendorong boat dikarenakan motor listrik memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan mesin diesel dan bensin, namun dirasa masih perlu untuk mengetahui kinerja yang dihasilkan oleh motor listrik pada berbagai variasi jumlah blade propeller, maka dari itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah blade propeller pada sistem pendorong electric boat. Pengujian ini akan dilakukan dengan mengambil data gaya dorong (thrust force), torsi dan daya input motor. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan variasi yang digunakan adalah propeller 2 blade dan propeller 3 blade. Dari hasil pengujian ini didapat gaya dorong (thrust force) pada propeller 2 blade dengan nilai tertinggi sebesar 134,49 N dan torsi 6,07 Nm dihasilkan pada putaran motor 2400 RPM dengan daya input motor 979,04 watt, pada propeller 3 blade didapat gaya dorong (thrust force) tertinggi sebesar 173,50 N, dan torsi 13,31 Nm dengan daya input motor 1186,41 pada putaran 2400 RPM. Dimana propeller 3 blade menghasilkan gaya dorong tertinggi dari penggunaan propeller 2 blade.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110779</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-29 11:36:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-29 14:25:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>