<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110745">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH KETAHANAN PANGAN, PEMBIAYAAN SYARIAH PERTANIAN, NON PERFORMING FINANCING, DAN NILAI TUKAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rita Ariani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan menganalis pengaruh ketahanan pangan (FS), pembiayaan syariah di sektor pertanian (ASF), pembiayaan bermasalah (NPF), dan nilai tukar (ER) terhadap pertumbuhan ekonomi (GDP) di Indonesia. Metode Autoregressive Distributed Lag digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian menggunakan data kuartalan dari 2014Q1 sampai 2020Q4. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka panjang ditemukan ketahanan pangan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan pembiayaan bermasalah berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara pembiayaan syariah sektor pertanian tidak berpengaruh signifikan. Temuan berikutnya dalam jangka pendek menjelaskan pembiayaan syariah sektor pertanian berpengaruh positif signifikan dan nilai tukar berpengaruh negatif signifikan. Ketahanan pangan, pembiayaan bermasalah, dan pembiayaan syariah sektor pertanian tidak berpengaruh signifikan. Hasil pengujian Granger non kausalitas Toda-Yamamoto menunjukkan seluruh variabel penjelas mempunyai hubungan langsung dua arah dengan pertumbuhan ekonomi kecuali pembiayaan syariah sektor pertanian. Sementara pembiayaan bermasalah dan pembiayaan syariah sektor pertanian memiliki hubungan dengan ketahanan pangan. Berdasarkan temuan tersebut maka pemerintah perlu meningkatkan ketahanan pangan produktivitas tenaga kerja guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pemerintah perlu mengendalikan indikator pada bank-bank syariah terutama masalah pembiayaan macet dimana harus dikurangi. Selain itu perlunya dorongan pihak bank Islam untuk bisa menyalurkan pembiayaan lebih banyak khususnya sektor pertanian dan memberikan keringan agar terjadi kelanjutan dalam dampak panjang. Terakhir, pemerintah diharapkan mampu menjaga nilai stabilitas nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pertumbuhan ekonomi, Ketahanan pangan, Pembiayaan bermasalah, Pembiayaan syariah, Nilai tukar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110745</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 15:45:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 16:04:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>