<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110741">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI HASIL BUDIDAYA UDANG VANAME DARI MEDIA KOLAM TANAH DAN KOLAM TERPAL BERBASIS DEEP LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZHARIFAH MUTHIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas tentang klasifikasi hasil budidaya udang putih (Litopenaeus vannamei) pada media kolam tanah dan kolam terpal menggunakan deep learning. Udang putih atau sering juga disebut para nelayan udang vaname merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hasil budidaya udang vaname pada media kolam tanah dan kolam terpal sekilas terlihat hampir sama, tapi jika diperhatikan berbeda dari berbagai segi baik itu dari warna, bentuk, ukuran, dan harga pasarannya. Hal ini menyebabkan para pedagang dapat mempermainkan harga bagi pembeli yang tidak begitu paham tentang perbedaan kedua udang. Alat otomatis untuk klasifikasi kedua jenis udang ini perlu ada, dan dalam pengembangan alat tersebut diperlukan dataset. Namun saat ini belum ada public dataset dan penelitian mengenai klasifikasi hasil budidaya udang vaname dari media kolam tanah dan kolam terpal. Tujuan penelitian ini membangun dataset primer hasil budidaya udang vaname dari media kolam tanah dan kolam terpal dan mengklasifikasi menggunakan arsitektur Visual Geometry Group (VGG)-16 dan Residual Network (ResNet)-50. Proses pembangunan dataset yaitu dengan cara akuisi data dan augmentasi, jumlah dataset setelah melakukan augmentasi yaitu 2.080 citra pada masing-masing kelas. Performasi dari pelatihan diukur berdasarkan waktu pelatihan, accuracy, Positive Predictive Value (PPV)/precision, Negative Predictive Value (NPV), recall (sensitivity), dan specificity. Hasil budidaya udang vaname dari media kolam tanah dan kolam terpal dapat diklasifikasikan menggunakan arsitektur VGG-16 dan ResNet-50, tercatat waktu pelatihan ResNet-50 177 menit, sedangkan VGG-16 185 menit, dengan nilai  accuracy testing arsitektur VGG-16 98.8% dan ResNet-50 100%.&#13;
Kata Kunci: Udang Vaname, Deep Learning, Convolutional Neural Network (CNN), VGG-16, ResNet-50.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110741</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 14:52:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 15:06:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>