<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110740">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SELF COMPASSION TERHADAP KEPATUHAN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI ENDOKRIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SARA SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam jangka waktu lama bahkan dapat berlangsung seumur hidup. Ketidakpatuhan terapi hingga kini masih menjadi persoalan dalam pengelolaan penyakit DM tipe 2. Bentuk ketidakpatuhan berupa menunda atau bahkan tidak menggunakan obat yang diresepkan, tidak patuh pada ketentuan dosis, serta mengurangi frekuensi minum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat self compassion dan kepatuhan terapi serta menganalisis hubungan self compassion terhadap kepatuhan terapi pada pasien DM tipe 2 di Poli Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini bersifat observasioal deskriptif dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian melibatkan 94 pasien DM tipe 2 yang menjalani rawat jalan di Poli Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin. Teknik pengambilan sampel dilakukkan dengan non-probability sampling menggunakan pendekatan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara terpimpin menggunakan kuesioner Self Compassion Scale (SCS) dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Analisa data menggunakan uji pearson correlation dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat 96,8% pasien dengan self compassion tinggi dan 53,2% pasien dengan kepatuhan sedang, serta diperoleh korelasi yang signifikan antara self compassion dengan kepatuhan terapi DM tipe 2 dengan arah hubungan positif (p = 0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self compassion dengan kepatuhan terapi pada pasien DM tipe 2. Semakin tinggi self compassion maka kepatuhan terapi pasien akan semakin baik.&#13;
Kata kunci : Self compassion, kepatuhan, diabetes melitus, MMAS-8</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERAPEUTICS</topic>
 </subject>
 <classification>615.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110740</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 13:16:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 15:19:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>