<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110719">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN EYE COUNTER PAD DARI MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HALWA HURIYA WANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit merupakan organ terluar yang akan langsung terpapar sinar UV dari cahaya matahari yang dapat mengakibatkan kelebihan radikal bebas dalam tubuh sehingga muncul tanda penuaan dini seperti kerutan dan lingkar hitam pada kulit bagian bawah mata. Antioksidan adalah salah satu agen untuk mengatasi penuaan pada kulit dengan mengurangi kelebihan radikal bebas. Minyak atsiri yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi untuk dikembangkan adalah minyak nilam. Salah satu sediaan yang dapat digunakan untuk kulit bawah mata adalah masker eye counter pad yang praktis dan mudah dalam hal pengaplikasian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu sediaan eye counter pad dari minyak nilam, mengetahui aktivitas antioksidan dan efektivitas sediaan yang dihasilkan. Uji aktivitas antioksidan sediaan dengan metode DPPH, serta uji efektivitas menggunakan skin analyzer EH-900U. Nilai IC50  minyak nilam sebesar 27,1 ppm dan Vitamin C sebesar 2,24 ppm. Hasil uji evaluasi yaitu organoleptis F0 bewarna putih susu, agak kental dan tidak berbau, F1 berwarna putih susu, agak kental dan tidak berbau, F2 berwarna putih susu, kental dan tidak berbau, uji pH F0 (6,1 ± 0,057), F1 (6,2 ± 0,048), dan F2 (6,3 ± 0,082), homogenitas setiap formula baik, uji viskositas F0 (148,6 ± 0,00), F1 (150,7 ± 0,00) dan F2 (168,0 ± 0,00), indeks iritasi setiap formula sebesar 0. Nilai IC50 sediaan F0 (146,5 ppm), F1 (64,21 ppm) dan F2 (49,43 ppm). Hasil dari uji efektivitas adalah %penurunan pigmen F0(7,74%) dan F2 (29,29%) dengan, %peningkatan elastisitas F0 (21,96%) dan F2 (50,77), %peningkatan kadar air F0 (52,26%) dan F2 (66,06%). Kesimpulan penelitian ini adalah masker eye counter pad dari minyak nilam memenuhi persyaratan mutu sediaan, aktivitas antioksidan sangat kuat pada F2, serta sediaan memiliki efektivitas untuk meningkatkan elastisitas dan kadar air, serta mengurangi pigmentasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110719</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 08:34:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-26 09:03:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>