<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110663">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON (AC-WC) TERHADAP SUBSTITUSI AMPAS KOPI SEBAGAI FILLER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Maulawi Saelan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil Diploma III</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ampas kopi merupakan material posolanik organik dapat berupa limbah industri pangan (agro waste) yang belum termanfaatkan dengan baik adalah ampas kopi. Pada sebuah penelitian memberikan hasil yang cukup baik pada penggunaan variasi kadar filler 50% sehingga perlu ada dilakukan analisis lanjutan memungkinkan bisa mendapatkan hasil yang dapat memenuhi standar Spesifikasi Bina Marga 2018 (Revisi 1) (Abdullah, 2022). Hasil penelitian lain juga menunjukkan bahwa penggantian parsial abu ampas kopi sebesar 5% dapat meningkatkan kuat tekan sebesar 2,67% dari  beton  normal  (Alkhaly,  dan  Syahfitri,  2017).  Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan campuran aspal AC-WC yang menggunakan filler ampas kopi dan campuran aspal AC-WC yang menggunakan filler fly ash terhadap karakteristik Marshall. Kadar aspal yang digunakan adalah&#13;
4,5%, 5%, 5,5%, 6%, dan 6,5%. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan nilai KAO yaitu 5,74% yang merupakan nilai tengah dari rentang KAO. Kemudian dilanjutkan dengan menguji Marshall pada rentang bawah dan rentang atas KAO yaitu pada kadar aspal 5,24% dan 6,24%. Masing-masing persentase kadar filler ampas kopi adalah 0%,  50%, dan 100% dilakukan pengujian Marshall. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji marshall terbaik yang didapat sesuai spesifikasi Bina Marga 2018 yaitu pada kadar aspal 5,74% dengan kadar filler ampas kopi 0% dan fly ash sebagai filler pembanding. Nilai stabilitas sebesar 2196,67 kg, Density&#13;
2,31 gr/cm3, VIM 3,67%, VMA 16,47%, VFA 77,68%, flow 3,10 mm, dan MQ sebesar 708,60 kg/mm.  Pengujian durabilitas dilakukan dengan perendaman pada persentase kadar filler ampas kopi sebesar 0%, 50%, dan 100% selama 30 menit&#13;
dan 24 jam untuk menentukan keawetan campuran aspal dan nilai tertinggi terdapat pada kombinasi kadar filler ampas kopi 0% dengan kadar aspal 5,74% sebesar&#13;
100%. Untuk nilai durabilitas campuran Laston lapis aus (AC-WC) dengan ampas kopi sebagai filler hanya persentase kadar filler ampas kopi 0% yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2) yaitu ≥ 90%.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Fly Ash, Laston Lapis Aus (AC-WC), Ampas Kopi, Filler.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-23 10:59:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-24 10:03:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>