<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110662">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI SULAMAN BENANG EMAS PADA LOVER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Damilaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Damilaini. (2023). Aplikasi Sulaman Benang Emas pada Lover.&#13;
Sulaman benang emas merupakan suatu teknik pengaplikasian motif pada permukaan kain dengan menggunakan benang emas atau perak untuk membuat beragam hiasan yang bersambung sesuai pola ragam hias daerah tertentu. Lover adalah salah satu produk lenan rumah tangga yang biasanya dikenal dengan sebutan taplak meja akan tetapi lebih kecil dan tidak menjuntai kebawah dan didesain dengan motif khas Aceh dengan menggunakan sulaman benang emas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bentuk dan motif lover, membuat lover dan untuk mengetahui reaksi responden terhadap inovasi produk lover dengan menggunakan sulaman benang emas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa Tata Busana PKK FKIP USK angkatan 2019 dan 2020 sebanyak 150 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, sebanyak 75 responden. Hasil penelitian mendesain 2 model dengan memperhatikan unsur dan prinsip desain. Lover model pertama berbentuk persegi panjang dengan tambahan berbentuk segitiga pada bagian ujungnya dan menggunakan motif bungoeng awan sitangke, motif bungoeng keundo, motif aneuk timoen, dan motif buleun yang disulam dengan teknik tekat timbul serta menambahkan aksesoris berupa payet pasir sedangkan lover model kedua berbentuk persegi panjang dengan gelombang disetiap sisinya menggunakan motif pedeung, motif buleun dan motif aneuk timoen disulam dengan teknik tekat timbul serta menambahkan payet pasir pada bagian tertentu. Tanggapan responden, 84% sangat suka pada lover model I dengan keunggulan pengaplikasian motif Aceh yang dikembangkan pada lover menghasilkan motif baru dan warna yang digunakan lebih elegan dengan perpaduan warna hitam dan warna emas. Selanjutnya 60% sangat suka pada lover model II dengan keunggulan terdapat pada bentuknya yang unik dengan penempatan motif khas Aceh Pidie yang simetris. Sehingga Lover ini dapat menjadi inovasi baru dan petimbangan bagi para pengrajin untuk menciptakan berbagai bentuk dan motif sulaman benang emas pada lover.&#13;
Kata Kunci: Aplikasi, Sulaman Benang Emas, Lover</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMBROIDERY - ARTS</topic>
 </subject>
 <classification>746.44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110662</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-23 10:37:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-24 10:06:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>