<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110657">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU PEMAKAIAN APD LEVEL 2 OLEH DOKTER GIGI MUDA DI RSGM UNIVERSITAS SYIAH KUALA SETELAH PANDEMI COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAJRUL MUNAWIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama 		: Fajrul Munawir&#13;
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Fakultas		: Kedokteran Gigi&#13;
Judul 	: Perilaku Pemakaian APD Level 2 oleh Dokter Gigi Muda di                          RSGM Universitas Syiah Kuala Setelah Masa Pandemi COVID-19&#13;
Droplet dan aerosol dihasilkan dari berbagai tindakan kedokteran gigi. Air yang berasal dari alat-alat kedokteran gigi seperti handpiece, alat scalling, dan air-water syringe akan bercampur dengan cairan tubuh yang terdapat pada rongga mulut seperti saliva dan darah akan menghasilkan bioaerosol yang menyebabkan dokter gigi muda rentan terhadap penularan penyakit. Pencegahan infeksi silang perlu dilakukan untuk menghindari penularan penyakit dari prosedur medis terhadap pasien maupun dokter gigi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pemakaian APD level 2 oleh dokter gigi muda di RSGM USK setelah pandemi covid-19. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross-sectional. Jumlah subjek adalah 71 dokter gigi muda yang bekerja pada hari dilakukannya penelitian. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan program Microsoft Office Excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter gigi muda yang menggunakan face shield 35 responden (50,7%), menggunakan alas kaki yang tertutup dan bersih 66 responden (93%), menggunakan handscoon medis 68 responden (95,8%), menggunakan penutup kepala 43 responden (60,6%), menggunakan masker 71 responden (100%), menggunakan gown 71 responden (100%), mencuci tangan sebelum tindakan 67 responden (94,4%), mencuci tangan setelah tindakan 71 responden (100%), sterilisasi alat sebelum digunakan 71 responden (100%), dan sterilisasi alat setelah digunakan 71 responden (100 %). Kesimpulan penelitian ini adalah dokter gigi muda di RSGM USK memiliki perilaku pemakaian APD level 2 yang baik dengan persentase sebesar 91,5%.&#13;
Kata Kunci : Perilaku pemakaian, APD level 2, infeksi silang, dokter gigi muda&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTISTS</topic>
 </subject>
 <classification>617.609 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-23 08:11:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-24 10:34:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>