<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110651">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI SISTEM SEISMOTEKTONIK DAN STRUKTUR TIGA DIMENSI WILAYAH TOBA DAN SEKITARNYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andrean Vesalius Hasiholan Simanjuntak</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Geometri tektonik pada wilayah Toba dan sekitarnya memperlihatkan struktur&#13;
tektonik kompleks yaitu berupa sistem subduksi, patahan dan Investigated Fracture&#13;
Zone (IFZ) yang berasosiasi dengan slab gap dan slab tear yang terjadi pada&#13;
kedalaman 100 – 120 km. IFZ tersubduksi pada sudut miring ~65˚ di bawah kaldera&#13;
Toba dan berlokasi dekat dengan keberaan slab tear. Hasil studi mikrotremor&#13;
menggambarkan lima klaster kerentanan seismik pada zona swarm Toba yaitu&#13;
klaster I di bagian utara Pulau Samosir dan Hasinggaan, klaster II di bagian selatan&#13;
pulau Samosir dan Parapat, klaster III di Silimapuluh, klaster IV di di Balige dan&#13;
Paropo, dan klaster V di Panjaitan. Gempa Tarutung Mw 5.8 menggambarkan&#13;
adanya sistem pull-apart di zona dupleks ekstensional sesar Renun dan Toru.&#13;
Perbedaan laju slip geodetik diasumsikan mempengaruhi rangkaian gempa yang&#13;
terletak pada arah tenggara. Skema pull-apart di wilayah Tarutung dan sesar&#13;
sekunder dengan mekanisme ekstensional sesuai dengan struktur negative flower.&#13;
Hasil monitoring seismik yang dilakukan secara temporary memberikan asumsi&#13;
yang paling sesuai untuk kejadian swarm yaitu kemungkinan adanya secondary&#13;
fault dari sesar Renun yang memiliki aktivitas hidrotermal sehingga mengakibatkan&#13;
rangkaian swarm pada kedalaman dangkal. Model tomografi seismik 3-Dimensi&#13;
menjelaskan proses partial melting yang terjadi dibawah Toba dan berkesesuaian&#13;
dengan lokasi kaldera. Struktur slab hole merupakan salah satu yang paling baru&#13;
ditemukan pada interior slab dibawah Toba. Secara spasial, wilayah Toba memiliki&#13;
seismisitas tinggi walaupun stress batuan cukup rendah yang dipengaruhi oleh slab&#13;
yang dalam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-22 14:53:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-22 15:02:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>