<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110644">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DATU BERU KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister  Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kualitas tidur adalah keadaan segar yang dihasilkan dari tidur yang terpenuhi. Kualitas tidur yang buruk pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) akan mempengaruhi keseimbangan glukosa, penurunan sensitivitas insulin, kontrol glikemik serta dekompensasi metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kualitas tidur pada pasien DMT2 di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Data dikumpulkan terhadap 210 responden dengan teknik consecutive sampling. Alat pengumpulan data terdiri dari kuesioner karakteristik demografi, kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner the Summary Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Hasil analisis dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan (p = 0,011), lama penyakit (p = 0,018), dan diet/pola makan (p = 0,000) dengan kualitas tidur pada pasien DMT2. Faktor yang tidak berhubungan dengan kualitas tidur adalah usia, jenis kelamin, status perkawinan, indeks massa tubuh, kadar gula darah, dan penggunaan obat diabetes mellitus tidak berhubungan dengan kualitas tidur. Faktor yang paling berhubungan dengan kualitas tidur pada pasien DMT2 adalah diet/pola makan (p = 0,000; OR 3,841) dan pendidikan (p = 0,011; OR 3,154). Pengaturan tidur dan diet/pola makan yang baik akan mempengaruhi kualitas tidur yang baik. Untuk meningkatkan dan menambah wawasan pengetahuan pasien DMT2 tentang pentingnya istirahat dan tidur, perawat dapat memberikan intervensi keperawatan berupa pendidikan kesehatan yaitu edukasi rutin tentang kualitas tidur dan faktor yang mempengaruhinya. Edukasi ini dapat dijadikan program rutin rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.&#13;
&#13;
Kata kunci			: Kualitas tidur, diabetes mellitus, edukasi, perawat, rumah sakit&#13;
Daftar Pustaka	: 20 buku, 1 thesis, 86 jurnal, 7 sumber online (2000-2022)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP DISORDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS TYPE 2 - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110644</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-22 10:04:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-22 10:27:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>