Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN SUNGAI AKIBAT PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DI KRUENG MONTALA KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Muhibbuddin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1909200300010
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Lingkungan (S2) / PDDIKTI : 95101
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Pengelolaan Lingkungan., 2023
Bahasa
Indonesia
No Classification
577.64
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sungai merupakan sumber daya alam yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Sungai menyediakan air baku untuk kebutuhan air bersih masyarakat. Sungai juga menyediakan bahan tambang seperti pasir, kerikil, dan batu yang sangat penting untuk bahan bangunan. Pemanfaatan fungsi sungai yang tidak semestinya dan tidak mempertimbangkan aspek kelestarian lingungan menimbulkan kekhawatiran kerusakan sungai dalam waktu jangka Panjang. Kegiatan tambang di daerah Sungai sering kali menyebabkan kerusakan lingkungan akibat tidak mementingkan regulasi lingkungan. Penelitian ini merupakan kajian lapangan terhadap perubahan kondisi Sungai Krueng Montala, Aceh, Indonesia di bagian tebing dan dasar sungai yang terjadi akibat penambangan pasir dan batu. Penelitian dilakukan dengan mengukur kontur topografi sungai pada akhir penambangan dan membandingkan hasilnya dengan data awal perizinan berdasarkan SK Izin Usaha Pertambangan nomor 540/DPMPTSP/414/IUP-OP/2020. Data ukur situasi sungai juga dibandingkan dengan Rekomendasi Teknis Nomor: SA.02.03/BWS1/1542 dari Balai wilayah Sungai Sumatera 1. Berdasarkan data Rekomendasi teknis yang ada volume galian yang dibolehkan adalah 10.201,44 m3. Data ukur material yang hilang dan tergali dilokasi penelitian adalah 40.861,4 m3. Total kehilangan material pada tebing sungai dilokasi penelitian sebesar 7.566,33 m3
Rivers are important for human survival providing raw water for the community's clean water needs. Rivers also provide sand, gravel, and rocks commonly used for construction. However, improper exploitation of the river without considering environmental sustainability may cause future damage to it. The damage is usually caused by mining activities violating environmental regulations. The main point of this study is to evaluate the changes in the riverbank and riverbed of Krueng Montala river, Aceh, Indonesia, due to the mining activity around that place. The method used to analyze the changes was measuring the river's topographical contours at the end of mining activities and comparing the results with the initial licensing data based on the Mining License Number 540/DPMPTSP/414/IUP-OP/2020. The measured data was also compared to the Technical Recommendation Number SA.02.03/BWS1/1542 from the River Basin Office of Sumatera 1. Based on the technical recommendation, the sufficient excavation volume is 10,201.44 m3. The field data for lost and excavated materials at the research location was 40,861.4 m3, and the total riverbank material loss at the study location was 7,566.33 m3
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PENAMBANGAN BATU AKIK (STUDI DI KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA) (Jamaril, 2018)
STUDI TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT BABAHROT DAN DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PENAMBANGAN BIJI BESI DI KAWASAN PEGUNUNGAN KECAMATAN BABAHROT KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Aris Gunawan, 2019)
ANALISA DAMPAK PENAMBANGAN PASIR (GALIAN C) TERHADAP GAMPONG LIMAU PURUT KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN (Mhd. Arroisi, 2024)
SIFAT MEKANIS BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN PASIR BESI, KERAK BOILER CANGKANG SAWIT DAN PASIR POZZOLAN SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT HALUS (Oriza Rizky, 2016)
IDENTIFIKASI POTENSIMINERAL DI DAERAH KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (Ismiranda, 2022)