<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110615">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI UMBI TAKA (TACCA LEONTOPETALOIDES) KEPULAUAN BANYAK KABUPATEN ACEH SINGKIL SEBAGAI ANTIHIPERKOLESTEROL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rachmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Matematika Dan Aplikasi Sains Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor penyebab penyakit kardiovaskular dan kondisi hiperkolesterolemia dapat meningkatkan risiko penyakit aterosklerosis. Hiperkolesterolemia suatu kondisi meningkatnya kadar kolesterol total (≥ 240 mg/dL) dan kadar  LDL (≥ 190 mg/dL) dalam darah. Obat-obatan dari golongan statin atau 3-hydroxy-3-methylglutaryl-coenzym-A (HMG-KoA) reduktase inhibitor umum digunakan dalam pengobatan hiperkolesterolemia. HMG-KoA reduktase merupakan enzim kunci dalam biosintesis kolesterol di hati, dimana HMG-KoA reduktase akan mengkatalisis konversi HMG-KoA menjadi mevalonat yang merupakan tahapan awal dalam biosintesis kolesterol. Penghambatan terhadap HMG-KoA reduktase dapat  menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL), dan trigliserida serta meningkatkan kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL). Penggunaan obat golongan statin seperti simvastatin dan pravastatin dalam jangka panjang memberikan efek samping berupa kerusakan hati dan otot.&#13;
Tumbuhan mengandung sejumlah senyawa fitokimia atau metabolit sekunder yang terbukti mampu menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan kesehatan. Beberapa hasil penelitian melaporkan bahwa komponen aktif dari ekstrak tumbuhan mempunyai kemampuan menurunkan kadar kolesterol. Beberapa senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan telah terbukti dapat menghambat aktivitas enzim HMG-KoA reduktase dan menghambat sintesis kolesterol. Tacca leontopetaloides (L.) Kuntze (T.leontopetaloides) atau taka merupakan tumbuhan berumbi yang termasuk ke dalam famili Taccaceae.  Bagian umbi dari tumbuhan taka mengandung senyawa aktif seperti glikosida, flavonoid, phenols, alkaloid, tanin,  coumarin,  polisakarida,  glikosida, gum,  terpenes,  terpenoid, dan taccalin, namun belum ada informasi terkait mekanisme penghambatan aktivitas enzim HMG-KoA reduktase oleh senyawa aktif yang terkandung dalam umbi taka dan potensi umbi taka (T. Leontopetaloides) sebagai antihiperkolesterolemia. &#13;
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa aktif ekstrak umbi taka Kepulauan Banyak Aceh Singkil melalui uji fitokimia dan GC-MS, menganalisis potensi senyawa aktif ekstrak umbi etanol umbi taka sebagai inhibitor HMG-KoA reduktase secara in silico, in vitro dan in vivo menggunakan tikus model hiperkolesterolemia. Uji GC-MS ekstrak umbi taka dilakukan dengan injeksi ekstrak kental umbi taka sebanyak 5 µL ke dalam GC-MS Agilents Technologies 7890GC/5975 MS dengan kolom kapiler HP Ultra 2 dengan panjang 30 m x 0,20 mm dan ketebalan film ID x 0,11 (µm). &#13;
Uji in silico atau molecular docking menggunakan ligan uji senyawa aktif hasil dari uji GC-MS dan ligan kontrol Simvastatin, sedangkan struktur molekul protein target HMG-KoA reduktase atau reseptor yang digunakan adalah PDB ID:2R4F. Pengujian secara in vitro dilakukan menggunakan Assay kit HMG-CoA reduktase CS 1090 (Sigma Aldrich) untuk mengetahui potensi penghambatan serbuk simplisia dan ekstrak etanol umbi taka serta simvastatin terhadap aktivitas HMG-KoA reduktase. Uji in vivo dilakukan dengan pemberian pakan tinggi kolesterol untuk membuat tikus hiperkolesterolemia. Tikus hiperkolesterolemia selanjutnya diberikan pakan standar, Simvastatin dan ekstrak etanol umbi taka sesuai kelompok perlakuan selama 4 minggu dan kemudian diukur kadar kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida  plasma  tikus. &#13;
Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak umbi taka (T. Leontopetaloides) mengandung sejumlah senyawa metabolit sekunder dari golongan flavonoid, fenolik, tanin, steroid, saponin dan alkaloid, sedangkan uji  GC-MS menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi taka mengandung senyawa aktif dari golongan asam lemak yaitu hexadecanoic acid dan 9,12-octadecadienoic acid serta senyawa steroid yaitu stigmasterol, campesterol dan gamma sitosterol. Berdasarkan hasil uji in silico diketahui bahwa nilai energi afinitas ligan kontrol Simvastatin yaitu -8,0 kkal/mol, sedangkan ligan uji yaitu senyawa stigmasterol memiliki nilai energi afinitas (binding affinity) yang mendekati simvastatin yaitu -7,2 kkal/mol. Berdasarkan nilai energi afinitas dan kesamaan beberapa residu asam amino stigmasterol dengan simvastatin menunjukkan bahwa senyawa stigmasterol mempunyai kemampuan sebagai inhibitor HMG-KoA reduktase.&#13;
Pengujian secara in vitro menunjukkan bahwa persentase penghambatan HMG-KoA reduktase ekstrak etanol umbi taka sebesar 88% dan nilai IC50 sebesar 4,92 ppm. Nilai IC50 ekstrak etanol umbi taka tidak jauh berbeda dengan nilai IC50 Simvastatin yaitu sebesar 4,62 ppm. Berdasarkan nilai IC50 dan persentase penghambatan HMG-KoA reduktase ekstrak etanol umbi taka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi taka mempunya potensi sebagai inhibitor HMG-KoA reduktase. Uji in vivo pada tikus model hiperkolesterol menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol umbi taka mampu menurunkan kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida plasma tikus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol umbi taka (T.leontopetaloides) dari Kepulauan Banyak Kabupaten Aceh Singkil terbukti mempunyai aktivitas penghambatan terhadap HMG-KoA reduktase dan berpotensi sebagai agen antihiperkolesterolemia. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110615</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-17 18:55:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-19 08:51:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>