<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110577">
 <titleInfo>
  <title>MODEL MATEMATIKA TIPE SEIHR PENYEBARAN CORONA DISEASE (COVID-19)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SUHA AFRISHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>COVID-19 (coronavirus disease 2019) adalah penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus SARS-CoV2 yang mudah menular antar individu, virus ini mengakibatkan pandemi dan melanda hampir seluruh negara di dunia, pandemi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keadaan dunia dalam segala aspek kehidupan. Penelitian ini mengembangkan model sebelumnya terkait SARS-CoV2 dengan tipe SEIHR. Penambahan parameter yaitu melakukan habitual baik sebagai pencegahan, memisahkan kelas individu terinfeksi bergejala dan tidak bergejala hingga penambahan parameter tindak rawat inap sebagai penanggulangan infeksi pernapasan akibat virus SARS-CoV2. Model ini menghasilkan dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan endemik dan titik kesetimbangan bebas penyakit. Selanjutnya, dengan menggunakan matriks generasi selanjutnya didapati nilai (terlampir di versi pdf) &lt; 1 untuk setiap tingkat individu. Telah dilakukan sembilan simulasi pada nilai parameter bergerak, yakni laju tindak physical distancing (terlampir di versi pdf) = 0.1,0.55,0.9 dengan laju memakai masker (terlampir di versi pdf) = 0.8,0.45,0.12 dan laju tidak memakai masker (terlampir di versi pdf) = 0.2,0.55,0.88. Berdasarkan perhitungan menggunakan nilai parameter tersebut, didapatkan nilai reproduksi dasar adalah (terlampir di versi pdf) &lt; 1. Artinya, penyakit COVID-19 akan hilang dalam kurung waktu tertentu. Telah dilakukan analisa kestabilan sebanyak dua jenis yakni analisa kestabilan terhadap titik kesetimbangan bebas penyakit dan Analisa kestabilan terhadap titik kesetimbangan endemik guna mengetahui sistem adalah stabil. Hasil analisa didapatkan bahwa sistem stabil asimtotik untuk kedua jenis titik kesetimbangan tersebut. Ilustrasi pada simulasi model menunjukkan bahwa, semakin banyak individu yang memakai masker dan melakukan tindak social distancing maka, penyebaran infeksi COVID-19 akan semakin menurun, artinya akan menghilang dalam kurung waktu tertentu. Didukung dengan tindak habitual baik yakni dengan melakukan protokol kesehatan hingga melakukan tindak rawat inap (hospitalizer) jika diperlukan, maka akan banyak yang sembuh hingga penyebaran infeksi COVID-19 akan cepat menghilang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICAL MODELS</topic>
 </subject>
 <classification>511.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-16 13:29:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-16 15:36:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>