Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN GAYA HIDUP TERHADAP RESIKO TIMBULNYA OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI DESA DAYAH MUARA GAROT KECAMATAN INDRA JAYA KABUPATEN PIDIE TAHUN 2008
Pengarang
Rachmawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0571160032
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2008
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.716
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gaya hidup merupakan pola kebiasaan hidup sehari-hari yang dapat mempengaruhi kesehatan kita semua baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung (Nancy, 2000). Osteoporosis adalah penyakit tulang sistematik yang ditandai dengan rendahnya masa tulang dan terjadinya perubahan mikro arsitektur jaringan tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Osteoporosis yang merupakan penyakit metabolic tulang disebut juga penyakit tulang rapuh atau tulang keropos. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering di alami oleh perempuan setelah menopause. Osteoporosis
di istilahkan juga penyakit silent disease, karena sering tidak memberikan gejala, hingga pada akhirnya terjadi fraktur (patah) (Setiawan, 2005). Jenis penelitian ini
adalah deskriptif korelatif, bertujuan mngetahui hubungan antara gaya hidup terhadap timbulnya osteoporosis pada lansia. Desain penelitian Cross Sectional Study. Populasinya adalah semua keluarga yang mempunyai lansia, laki-laki dan perempuan yang tinggal di Desa Dayah Muara Garot Kecamatan lndrajaya Kabupaten Pidie, dengan jumlah sample 66 orang lansia. Alat pengumpulan data
dalam bentuk kuesioner. Pengujian hipotesa jika p-value > nilai a maka hipotesa
null (Ho) diterima, jika p-value < nilai a tabel maka hipotesa alternatif (Ha) diterima. Pengumpulan data dilakukan tanggal 18 Juli sampai 23 Juli 2008 di Desa Dayah Muara Garot Kecamatan lndrajaya Kabupaten Pidie. Hasil analisa data nilai p-value untuk gaya hidup (0,001), aktivitas fisik (0,002 ), pengaturan diet (0,005), obat-obatan (0,020). Kesimpulan terdapat hubungan antara gaya hidup (aktivitas fisik, pengaturan diet, dan obat-obatan) dengan resiko osteoporosis pada lansia. Disarankan kepada para petugas kesehatan terutama yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas khususnya di Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie agar dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan osteoporosis baik itu berhubungan dengan prilaku dan gaya hidup lansia.
Kata kunci : Gaya hidup (aktifitas fisik, pengaturan diet, dan obat-obatan),
resiko osteoporosis.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA KELUARGA
DI DUSUN MALAHAYATI GAMPONG PEUNITI
KECAMATAN BAITURRAHMAN
BANDA ACEH TAHUN 2013 (kartina maharani phonna, 2014)
FAKTOR RISIKO OSTEOPOROSIS DITINJAU DARI GAYA HIDUP LANJUT USIA DI DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2013 (novalida siska, 2014)
HUBUNGAN ANTARA INDEX MASSA TUBUH DENGAN BONE MINERAL DENSITY VERTEBRA LUMBAL DAN NECK FEMUR PADA WANITA MENOPAUSE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (dr. Andri Saputra, 2017)
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG OSTEOPOROSIS PADA WANITA PREMENOPAUSE DI GAMPONG LAMBARO SKEP KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2012 (Yuli Trisnawati, 2023)
PERSEPSI WANITA MENOPAUSE TENTANG PENYEBAB OSTEOPOROSIS DI DESA ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 2010 (Cut Djaiffah, 2023)