Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN DENGAN TINGKAT CEMAS PADA PASIEN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUANG BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012
Pengarang
Nur Ikhwani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0907101190048
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
152.46
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecemasan adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar, yang berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ada dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dewasa ini orang dengan gangguan mobilitas fisik bertambah banyak dengan berbagai faktor penyebabnya, yaitu trauma, prosedur pembedahan dan penyakit-penyakit yang menimbulkan kecacatan. Hal ini akan mendatangkan kecemasan karena terdapat ancaman terhadap integritas pasien tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasaan dengan tingkat kecemasan pada pasien gangguan mobilitas fisik di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2012. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data dilakukan dengan perangkat komputer berupa uji statistik chi-square dan hasil analisa data yang diperoleb p-value untuk hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan dengan tingkat cemas pada pasien gangguan mobilitas fisik yang meliputi jenis kelamin (0,021), umur (0,038), tingkat pendidikan (0,000), dan tingkat sosial ekonomi (0,0 ll). Kesimpulan penelitian adalah adanya hubungan antara jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan dan tingkat sosial ekonomi dengan tingkat cemas pada pasien gangguan mobilitas fisiko .Disarankan agar pasien dapat memanfaatkan informasi tentang kecemasan dalam menghadapi gangguan mobilitas fisik yang didapatkan baik dari tenaga kesehatan maupun dari sumber lain.
Kata kunci : kecemasan, gangguan mobilitas fisik
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA DI POLIKLINIK PARU RSUDZA BANDA ACEH (NAILA HUSNA PAHLEVI, 2024)
HUBUNGAN KOMUNIKASI PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI INSTALASI PERAWATAN INTENSIVERNRSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2010 (Zulkarnaini, 2022)
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL JANTUNG DI POLIKLINIK JANTUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2016 (RINA RISMAYA, 2016)
HUBUNGAN KECEMAMSAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN STROKE DI POLIKLINIK SARAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Zulfira Ananda, 2017)
HUBUNGAN INFORMED CONSENT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANGRNRAWAT INAP BEDAH BPK RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2006 (Sendy Said, 2024)