GAMBARAN KEMAMPUAN KEBUTUHAN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI BLUD RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KEMAMPUAN KEBUTUHAN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI BLUD RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Fitria Rizka - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101020066

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.890 231

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masalah yang terjadi pasien ganguan jiwa yang menjalani rawat inap di BLUD rumah sakit jiwa Aceh adalah kurangnya perawatan diri pasien jiwa yang terlihat dari kondisi kebersihan tubuh pasien tidak seperti yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan kebutuhan perawatan diri pada pasien gangguan jiwa di BLUD Rumah Sakit Jiwa Aceh. penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juni 2013 sampai dengan 20 Juni 2013 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptive eksporatif, dengan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan pernyataan dalam bentuk dichotomous sebanyak 12 item pertanyaan. Tehnik pengumpulan data dengao wawancara terpimpin. Hasil penelitian gambaran kemampuan kebutuhan perawatan diri pasien gangguan jiwa di BLUD rumah sakit jiwa aceh secara umum berada pada kategori tidak mampu (88,4%), tidak mampu untuk persiapan melakukan perawatan diri pasien. Hasil penelitian gambaran kemampuan kebutuhan perawatan d.iri pasien gangguan jiwa di BLUD rumah sakit jiwa aceh berdasarkan kemampuan mandi berada pada katagori tidak mampu (96,5%), berdasarkan kemampuan berhias/berpakai berada pada kategori tidak mampu (98,8%), berdasarkan kemampuan makan berada pada kategori tidak mampu (93,0%), berdasarkan kemampuan toileting berada pada kategori mampu (90,7%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan pihak rumah sakit meningkatkan pelayanan dan menyediakan sarana dan prasarana untuk membantu pasien ganguan jiwa melakukan aktivitas perawatan diri dengan baik.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK