<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110508">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENDERITA BATU SALURAN KEMIH  DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Batu saluran kemih (BSK) adalah penyakit dimana didapatkan massa keras seperti batu yang terbentuk di saluran  kemih. Di dunia BSK merupakan penyakit peringkat ketiga di bidang  urologi  setelah  penyakit infeksi  dan penyakit kelenjar  prostat. Penelitian  ini bertujuan  untuk mengetahui  gambaran  penderita BSK dengan  cara melihat distribusi frekuensi  berdasarkan jenis kelamin,  umur,  letak  batu secara anatomi, tempat  tinggal dan penatalaksanaan tindakan operatif yang dilakukan terhadap penderita. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan dengan teknik total sampling  pada bulan Mei  2012 dan didapatkan 319  kasus BSK.  Data yang diperoleh  dari hasil  penelitian  ditampilkan dalam bentuk tabel  dan persentase.  Hasil penelitian menunjukkan,  distribusi  frekuensi BSK berdasarkan jenis  kelamin, mayoritas  penderita adalah  laki-laki  yaitu  sebanyak&#13;
230 kasus (72,10%).  Berdasarkan usia kelompok penderita mayoritas penderita adalah pada kelompok usia 45-64 tahun yairu sebanyak 144  kasus (45,14%).  Secara anatomi lokasi  batu lebih  banyak ditemukan di  ginjal  yaitu  sebanyak 188 kasus (58,93%), sedangkan di  ureter sebanyak 72  kasus (22,57%),  di  buli-buli   sebanyak 57  kasus ( 17,87%)  dan di  uretra sebanyak 2  kasus (0,63%).  Penderita  BSK sebagian besar berasal  dari Kabupaten Pidie  yaitu sebanyak 83  kasus (26,01%)  dan sebagian kecil berasal  dari Kota Sabang yaitu   3  kasus (0,94%).  Menurut tindakan operatif yang dilakukan, penderita  lebih banyak menjalani  tindakan endourologi  sebanyak 195 kasus (61,13%).&#13;
&#13;
Kata kunci :   batu saluran kemih, anatomi  lokasi batu, endourologi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110508</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-10 15:15:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-10 15:16:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>