<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110458">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMASANGAN DOUBLE-J STENT TERHADAP TIMBULNYA INFEKSI SALURAN KEMIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riri Putria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Double-J  stent  merupakan alar untuk mempermudah aliran urin dari ginjal ke kandung kemih yang terganggu  akibat adanya  obstruksi. Pemasangan  DJ stent pada ureter, baik unilateral maupun bilateral memiliki makna sebagai implantasi benda asing  pada tubuh yang dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya adalah infeksi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cohort  yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasangan  DJ stent terhadap timbulnya  infeksi saluran kemih di RSUDZA  Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah 32 pasien pengguna DJ  stent  yang diperoleh dengan metode Total Sampling  selama Oktober- Desember 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah I minggu pemasangan   tidak ada pasien yang menderita infeksi saluran  kemih akibat pemasangan DJ stent (0%) tetapi setelah 6 minggu pemasangan   didapatkan II  pasien (34.4%) menderita infeksi saluran  kemih sedangkan  21 pasien lainnya (65.6%) tidak menderita infeksi saluran kemih. Berdasarkan hasil analisis lanjutan dengan uji Spearman's rho  diperoleh nilai r  =  0.386 yang menunjukkan kekuatan hubungan  yang lemah antara pemasangan   DJ stent terhadap  timbulnya infeksi saluran kemih dan  semakin lama pemasangan DJ  stent  maka semakin besar infeksi saluran kemih yang timbul. Hasil uji Fisher menunjukkan   babwa pemasangan   DJ stent setelah I minggu tidak berpengaruh terhadap timbulnya infeksi saluran kemih (p &gt; 0.05) dan pemasangan  DJ stent setelab 6 minggu berpengaruh  terhadap timbulnya infeksi saluran kemib (p &lt; 0.05). Pasien dengan pemasangan  DJ stent   bilateral memiliki   resiko 4  kali   lebih besar  untuk menderita infeksi saluran kemih dibandingkan  pemasangan  unilateral  setelah 6 minggu.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci   :  DJ stent, infeksi saluran kemih, unilateral, bilateral.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>URINARY SYSTEM - DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification>573.493 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110458</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-08 10:21:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-10 11:56:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>