KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Sajida Rahmalita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101060020

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.614

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gagal ginjal k:ronik merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel saat ginjal gagal mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat menyebabkan terjadinya uremia. Untuk menopang fungsi ginjal yang telah rusak, maka penderita gagal ginjal harus menjalani terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). CAPD dilakukan secara terus-menerus sepanjang hidup pasien, 3-4 kali dalam sehari dan lama waktu cairan dialisat berada dalam rongga peritoneum 6-8 jam. Ketergantungan akan terapi dalam waktu yang lama, tentu saja akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kualitas hidup adalah kondisi dimana seseorang yang menderita penyak.it tertentu tetap merasa nyaman, aman dan sejahtera hidupnya dan dapat dijadikan acuan keberhasilan dari suatu tempi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) di Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional study, pengambilan sampel menggunak an purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Dialisis RSUDZA Banda Aceh dan di rumah-rumah responden pada bulan 16 April - 6 Mei 2013 dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang didesain sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup pasien CAPD adalah baik (53,3%) yang dapat dilihat dari status fungsi (perawatan diri) baik. (66,7%), kesejahteraan psikologi balk (53,3%), status fungsi sosial dan keluarga baik (60%), dan kesejahteraan spiritual baik (56,7%). Rekomendasi ditujukan terhadap Rumah Sak.it cir. Zainoel Abidin Banda Aceh, perawat dan keluarga agar selalu menmberikan dukungan baik moril maupun materil sehingga pasien tetap disiplin menjalani terapi CAPO.

Kata kunci : Kualitas hidup, Gagal ginjal kronik, CAPD

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK