<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110444">
 <titleInfo>
  <title>KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI ACEH TAHUN 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sajida Rahmalita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gagal   ginjal   k:ronik   merupakan    gangguan   fungsi   renal   yang   progresif  dan irreversibel   saat  ginjal  gagal  mempertahankan  metabolisme   dan keseimbangan cairan    dan   elektrolit    yang   dapat    menyebabkan    terjadinya    uremia.    Untuk menopang   fungsi  ginjal   yang  telah  rusak,   maka  penderita   gagal  ginjal  harus menjalani  terapi pengganti  ginjal, salah  satunya  adalah   Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis  (CAPD).  CAPD  dilakukan   secara  terus-menerus   sepanjang hidup  pasien,  3-4 kali  dalam  sehari  dan lama waktu  cairan  dialisat  berada dalam rongga  peritoneum  6-8 jam.  Ketergantungan akan  terapi dalam waktu yang  lama, tentu   saja   akan   mempengaruhi    kualitas   hidup  pasien.   Kualitas hidup   adalah kondisi dimana  seseorang  yang menderita  penyak.it tertentu  tetap merasa nyaman, aman  dan  sejahtera hidupnya  dan  dapat  dijadikan  acuan keberhasilan  dari suatu tempi.  Tujuan  dari  penelitian   ini  adalah  mengetahui   gambaran   kualitas   hidup pasien   gagal   ginjal  yang  menjalani  terapi  Continuous  Ambulatory  Peritoneal Dialysis  (CAPD)   di  Aceh.   Desain   penelitian  ini adalah   deskriptif eksploratif dengan  pendekatan   cross  sectional  study,  pengambilan  sampel   menggunak an purposive  sampling  dengan  jumlah  sampel  30 orang.  Penelitian  ini dilakukan  di Instalasi   Dialisis  RSUDZA   Banda  Aceh  dan  di  rumah-rumah   responden   pada bulan   16  April  - 6  Mei  2013  dengan  menggunakan   alat  ukur kuesioner  yang didesain  sendiri  oleh peneliti.  Hasil penelitian  menunjukkan kualitas  hidup pasien CAPD  adalah  baik (53,3%) yang dapat dilihat  dari status  fungsi  (perawatan  diri) baik.  (66,7%),  kesejahteraan  psikologi  balk  (53,3%),  status  fungsi  sosial  dan keluarga   baik  (60%),  dan  kesejahteraan  spiritual   baik  (56,7%).  Rekomendasi ditujukan  terhadap  Rumah   Sak.it cir.  Zainoel  Abidin  Banda  Aceh,  perawat  dan keluarga agar  selalu menmberikan  dukungan  baik moril  maupun  materil sehingga pasien tetap disiplin menjalani  terapi CAPO.&#13;
&#13;
Kata kunci       :  Kualitas hidup, Gagal  ginjal  kronik, CAPD</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>QUALITY OF LIFE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KIDNEY FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110444</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 11:02:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-08 10:51:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>