PERAN PIMPINAN DALAM PENGEMBANGAN DAYAH DI ERA TEKNOLOGI (STUDI PADA DAYAH DARUL AMAN TUNGKOP KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN PIMPINAN DALAM PENGEMBANGAN DAYAH DI ERA TEKNOLOGI (STUDI PADA DAYAH DARUL AMAN TUNGKOP KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

RIZKY AZHARI SAPUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810101010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

352.39

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan Dayah melalui peran pimpinan dengan program-program yang mampu merespon setiap perkembangan zaman yang terjadi. Objek utama dari penelitian ini dipusatkan pada Dayah Darul Aman Tungkop Aceh Besar, yang merupakan sebuah cabang dari Dayah besar dan salah satu Dayah tua di dalam provinsi Aceh Dayah Darul Ulum Abu Lueng Ie. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kemudian teori yang digunakan oleh peneliti berupa teori modernity dengan penekanan pada agen-agensi yang terjadi di lokasi penelitian. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini berupa bagaimana peran pimpinan dalam mengembangkan Dayah Darul Aman berbasis teknologi. Hasil dari penelitian ini adalah bagaimana pengembangan Dayah Darul Aman yang siap dalam merespon modernitas sebagai bentuk kemajuan zaman berbasis teknologi, kemudian juga peran pimpinan yang sangat berpengaruh dalam pengembangan dari Dayah Darul Aman. Dimulai dengan menerapkan sistem Dayah Salafiyah, membangun mesjid pemukiman didalam komplek Dayah, membentuk Yayasan, membuka program sekolah yang menjadikan sistem Dayah perpaduan antara sistem Dayah Salafiyah dan Dayah terpadu. Dengan tetap menjaga ciri khas dari Dayah salafiyah seperti pengajian kitab-kitab kuning, dan pengamalan praktek dari ilmu tasawuf yang diturunkan dari Abu Lueng Ie. Hal ini tidak terlepas dari pemikiran, gagasan dan peranan seorang pendiri sekaligus pimpinan Dayah pertama yang terbuka dengan kemajuan zaman dan tidak kaku terhadap perubahan dengan tetap menjaga landasan Agama. Menjadikan Dayah Darul Aman terus diminati dan mampu merespon setiap kemajuan zaman berbasis teknologi. Sampai saat ini pengembangan Dayah terus dilakukan dalam menjaga dan merealisasikan amanah yang diwariskan oleh pendiri dari Dayah Darul Aman.

Kata Kunci: Pengembangan Dayah, Peran Pimpinan, Era Teknologi, Dayah Darul Aman Tungkop

This study aims to examine how the development of a Dayah becomes an Islamic religious educational institution through the leadership role with programs that are able to respond to every development of the times that occurs. The main object of this research is centered on the Dayah Darul Aman Tungkop Aceh Besar, which is a branch of the big Dayah and one of the oldest Dayahs in the province of Aceh Dayah Darul Ulum Abu Lueng Ie. Researchers used qualitative research methods with a case study approach. Then the theory used by researchers is the theory of modernity with an emphasis on agencies that occur at the research location. The formulation of the problem raised in this research is what is the role of the leadership in developing technology-based Dayah Darul Aman. The results of this study are how the development of Dayah Darul Aman is ready to respond to modernity as a form of technology-based progress, then also the role of leaders who are very influential in the development of Dayah Darul Aman. Starting with implementing the Dayah Salafiyah system, building residential mosques within the Dayah complex, forming a Foundation, opening a school program that makes the Dayah system a blend of integrated Dayah and Salafiyah systems. While maintaining the characteristics of the Salafiyah Dayah such as reciting the yellow books, and practicing the science of Sufism derived from Abu Lueng Ie. This is inseparable from the thoughts, ideas and roles of a founder as well as the first Dayak leader who is open to the progress of the times and is not rigid towards change while maintaining religious foundations. Making Dayah Darul Aman continue to be in demand and able to respond to every advancement in the technology-based era. Until now, the development of Dayah continues to be carried out in order to maintain and realize the mandate left by the founder of Dayah Darul Aman. Keywords: Dayah Development, Leadership Role, Technology Era, Dayah Darul Aman Tungkop

Citation



    SERVICES DESK