EFEKTIVITAS ADSORBEN DOLOMIT DALAM PEMURNIAN LIMBAH AIR ASAM TAMBANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EFEKTIVITAS ADSORBEN DOLOMIT DALAM PEMURNIAN LIMBAH AIR ASAM TAMBANG


Pengarang

Akhyar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hesti Meilina - 197605052003122001 - Dosen Pembimbing I
Fauzi - 197008111998031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004203010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Kimia., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

660.284 235

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Investasi dalam industri pertambangan menjadi perhatian pemerintah saat ini, karena dampak nya terhadap penerimaan negara yang besar,pembukaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, peningkatan nilai tambah dan lain sebagainya. Namun disisi lain, industri pertambangan memunculkan permasalahan lingkungan salah satunya adalah munculnya limbah air asam tambang. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitas kinerja adsorben dolomit dalam pemurnian air asam tambang pada pertambangan bijih besi di Kabupaten Aceh Besar. Didalam penelitian ini akan dilakukan uji awal beberapa parameter limbah berupa pH dengan pH meter, turbidity dengan alat turbidimeter, COD dengan metode reflux, BOD dengan metode winkler, dan uji logam berat dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrometer (AAS) untuk menentukan konsentrasi awal parameter limbah. Berdasarkan uji konsentrasi awal parameter limbah didapatkan komposisi kandungan ion logam besi (Fe2+) 0,50 mg/l, mangan (Mn2+) 5,80 mg/l, tembaga (Cu2+) 19,5 mg/l, timbal (Pb2+) 0,02 mg/l, pH 3,16;, kekeruhan berada pada kadar 22,3 NTU, kebutuhan oksigen biokimiawi (BOD) sebesar 11,8 mg/l serta kebutuhan oksigen kimia (COD) sebesar 27,7 mg/l. Hasil uji dari beberapa parameter limbah memperlihatkan kandungan ion logam tembaga (Cu2+) dan mangan (Mn2+) mempunyai nilai konsentrasi yang berada diatas baku mutu lingkungan, oleh karenanya perlu dilakukan uji adsorpsi dalam menangani kehadiran logam tersebut. Proses adsorpsi yang dilakukan dengan variasi konsentrasi adsorben dolomit 0,2 ; 0,4 ; 0,6 gram dengan waktu kontak 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 menit pada temperatur ruang. Hasil uji adsorpsi ion logam Cu2+ dengan menggunakan adsorben dolomit memiliki kesetimbangan pada waktu kontak 15 menit dengan efisiensi 92,97 %, kapasitas penyerapan mencapai 9,07 mg/g pada kosentrasi awal terukur 19,5 mg/L dengan berat adsorben 0,2 gram. Pada penyerapan ion logam Mn2+ kesetimbangan ditempuh pada waktu 30 menit dengan efisiensinya mencapai 53,62% dan kapasitas adsorpsi mencapai 1,56 mg/g pada konsentrasi terukur 5,8 mg/L dan berat adsorbennya sebesar 0,2 gram. Kinetika adsorpsi ion logam Cu2+ dan ion logam Mn2+ dalam limbah air asam tambang mengikuti persamaan orde dua, ion logam Cu2+ mempunyai nilai R2 sebesar 0,99 dan nilai k2 sebesar 0,04 g mg-1 min-1 sedangkan pada ion logam Mn2+ didapatkan nilai R2 sebesar 0,9355 dan nilai k2 sebesar 0,0874 g mg-1 min-1. Penyerapan ion logam Cu2+ lebih efektif dibandingkan ion logam Mn2+ dalam proses uji adsorpsi menggunakan adsorben dolomit dalam limbah air asam tambang pertambangan bijih besi Kabupaten Aceh Besar.

Kata kunci: air asam tambang, dolomit, adsorpsi, Cu2+, Mn2+

Investment in the mining industry is currently the government's concern, because of its impact on large state revenues, job creation, infrastructure development, increased added value and so on. But on the other side, the mining industry raises environmental problems, one of which is the emergence of acid mine drainage. This research was conducted to see the performance effectiveness of dolomite adsorbents in purifying acid mine drainage at iron ore mining in Aceh Besar District. In this research, initial tests will be carried out on several waste parameters in the form of pH with a pH meter, turbidity with turbidity meter, COD with method reflux, BOD with method winkler, and heavy metal test using Atomic Absorption Spectrometer (AAS) to determine the initial concentration of waste parameters. Based on the initial concentration test, the waste parameters were obtained composition of metal ion content iron (Fe2+) 0.50 mg/l, manganese (Mn2+) 5.80 mg/l, copper (Cu2+) 19.5 mg/l, lead (Pb2+) 0.02 mg/l, pH 3 .16;, turbidity was at 22.3 NTU, biochemical oxygen demand (BOD) was 11.8 mg/l and chemical oxygen demand (COD) was 27.7 mg/l. The test results of several waste parameters show that the metal ion content of copper (Cu2+) and manganese (Mn2+) has a concentration value that is above the environmental quality standard, therefore it is necessary to carry out an adsorption test in handling the presence of these metals.The adsorption process was carried out with varying concentrations of dolomite adsorbent 0.2 ; 0.4 ; 0.6 gram with contact time5, 10, 15, 20, 25 and 30 minutes at room temperature. The results of the Cu2+ metal ion adsorption test using dolomite adsorbents have an equilibrium at a contact time of 15 minutes with an efficiency92.97%, the absorption capacity reached 9.07 mg/g at an initial measured concentration of 19.5 mg/L with a weight of 0.2 gram adsorbent. In the absorption of Mn2+ metal ions, equilibrium was reached in 30 minutes with an efficiency of 53.62% and an adsorption capacity of 1.56 mg/g at a measured concentration of 5.8 mg/L and an adsorbent weight of 0.2 gram. The adsorption kinetics of Cu2+ metal ions and Mn2+ metal ions in acid mine waste water follow the second order equation, Cu2+ metal ions have an R2 value of 0.99 and a k2 value of 0.04 g mg-1 min-1 while for Mn2+ metal ions the value R2 was 0.9355 and k2 value was 0.0874 g mg-1 min-1. The absorption of Cu2+ metal ions was more effective than Mn2+ metal ions in the adsorption test process using dolomite adsorbents in acid mine waste water from iron ore mining in Aceh Besar District. Keywords:acid mine water, dolomite, adsorption,Cu2+, Mn2+

Citation



    SERVICES DESK