<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110430">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INDEKS STABILITAS ATMOSFER TERHADAP PEMBENTUKAN AWAN KONVEKTIF DI KAWASAN ACEH BESAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIKOTOMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syifa Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan salah satu wilayah ekuatorial dengan awan-awan konvektif aktif. Pembentukan awan konvektif sangat dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi pembentukan awan konvektif di wilayah Aceh besar berdasarkan tiga indeks stabilitas atmosfer. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pembentukan awan hasil pengamatan dan data radiosonde yang diperoleh dari stasiun Kelas II BMKG Blang Bintang. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 731 data, yang diperoleh dari Tahun 2019-2020. Aplikasi RAOB digunakan untuk mendapatkan nilai-nilai indeks stabilitas atmosfer dari data radiosonde, yaitu K-indeks, SWEAT indeks, dan Total-total indeks. Dalam penelitian ini, metode dikotomi digunakan untuk meprediksi kejadian pembentukan awan berdasarkan indeks-indeks stabilitas atmosfer tersebut. Keakuratan metode prediksi dikotomi tersebut dihitung berdasarkan False Alarm Ratio (FAR) dan Probability of Detection (POD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-indeks dan Total-total indeks menunjukkan persentase tinggi terhadap pembentukan awan konvektif, yaitu masing-masing sebesar 78% dan 77%, sedangkan SWEAT Indeks menunjukkan persentase rendah terhadap pembentukan awan konvektif, yaitu sebesar 46%. Persentase tersebut juga menunjukkan bahwa indeks stabilitas atmosfer dapat digunakan untuk memprediksi kejadian pembentukan awan konvektif di wilayah Aceh Besar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110430</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-01 18:20:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-02 09:20:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>