<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110398">
 <titleInfo>
  <title>PERHITUNGAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK X MENGGUNAKAN METODE WAGNER-WITHIN ALGORITHM DAN SILVER-MEAL ALGORITHM (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT YAGI NATURAL INDONESIA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIAN ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri manufaktur memiliki 5 elemen penting dalam operasionalnya yang kemudian dikenal dengan 5M meliputi  man, money, machine, method, dan  material. Elemen material sangat krusial dalam keberlangsungan produksi suatu industri sehingga ketersediaan material bahan baku harus dijaga dan direncanakan sebaik mungkin untuk menghindari terjadinya stock out yang berimbas pada berhentinya proses produksi. Salah satu metode perencanaan pengendalian persediaan atau yang sering disebut dengan istilah lot sizing yaitu metode Wagner-Whitin Algorthm (WWA) dan Silver-Meal Algorthm (SMA). Kedua metode ini menggunakan perhitungan algoritma untuk menghasilkan solusi lot sizing yang optimum sehingga total biaya persediaan yang dikeluarkan lebih minimum. Penelitian ini juga akan menghitung Safety Stock (SS) dan Re-Order Point (ROP) untuk menghitung persediaan cadangan apabila terjadi logistic blockage diluar kendali perusahaan. Penelitian ini akan menghitung lot sizing pada produk X dengan material bahan baku sejumlah 15 jenis bahan baku untuk kebutuhan produksi pada bulan Agustus 2022 sampai Juli 2023. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi total biaya persediaan menggunakan metode Wagner-Whitin Algorthm (WWA) sebesar Rp10.531.043 dan metode Silver-Meal Algorthm (SMA) sebesar Rp10.957.971. Berdasarkan kedua hasil algoritma tersebut, metode WWA memiliki total biaya persediaan yang lebih lebih minimum dibandingkan metode SMA dengan rincian dimana metode WWA memiliki biaya persediaan minimum pada 7 material, metode SMA memiliki biaya persediaan minimum pada 1 material, dan 7 material lainnya memiliki biaya persediaan yang sama antara metode WWA dan SMA.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110398</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-17 10:06:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-17 12:04:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>