<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110387">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN RESIKO JATUH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI  DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadia Khutni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring bertambahnya usia lansia semakin rentan dengan  masalah kesehatan yang disebabkan oleh adanya penurunan fungsi tubuh. Salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh lansia adalah hipertensi. Hipertensi dapat menimbulkan beberapa komplikasi pada sistem saraf pusat yaitu terjadi penurunan fungsi kognitif yang biasanya ditandai dengan adanya gangguan mengingat, sulit menghitung dan terjadi penurunan konsentrasi. Penurunan fungsi kognitif dapat membuat lansia mengalami gangguan fisiologis, sehingga berdampak pada peningkatan resiko jatuh, gangguan keseimbangan serta terjadi pergerakan otot yang lemah dan kaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Banda Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 160 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu Saint Louis University Mental Status Examination (SLUMS) untuk mengukur fungsi kognitif pada lansia dan kuesioner Short Physical Performance Battery (SPPB) untuk mengukur risiko jatuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi kognitif pada lansia dengan riwayat pendidikan menengah tinggi berada pada kategori normal berjumlah 45 orang (52,3%), dan lansia dengan riwayat pendidikan rendah memiliki fungsi kognitif normal sebanyak 41 orang (55,4%).Kemudian risiko jatuh pada lansia berada pada kategori rendah sebanyak 94 orang (58,8%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi. Di harapkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat memperhatikan kesehatan lansia serta memberikan informasi kesehatan bagi lansia yang berdampak positif bagi peningkatan fungsi kognitif dan resiko jatuh lansia dengan hipertensi di Puskesmas Banda Raya. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELDERLY PERSONS</topic>
 </subject>
 <classification>616.132</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110387</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-13 14:32:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-27 15:15:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>