Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN EXPERIMENTAL KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS TIPE TUBE BERSIRIP SPIRAL BERPOTONGAN PADA HEAT EXCHANGER
Pengarang
Muhammad Syahril - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ahmad Syuhada - 196108201987031002 - Dosen Pembimbing I
Hamdani - 196511071991021001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2204202010005
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S2) / PDDIKTI : 21101
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Mesin Unsyiah., 2023
Bahasa
Indonesia
No Classification
621.402 5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tube Penukar kalor berperan penting dalam mesin termal sebagai sistem pendingin untuk menurunkan temperatur. Tube penampang lingkaran banyak diaplikasikan sebagai tempat aliran suatu fluida panas dan bertekanan tinggi. Dalam sistem pendingin tube compat Penukar kalor (CHE) digunakan untuk mesin termal karena yang memiliki rasio luas permukaan perpindahan panas yang besar sehingga laju perpindahan panas yang terjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik perpindahan panas pada permukaan luar dengan tipe tube berbelokan tajam dan pernampang sirip spiral di variasikan berpotongan yang digunakan yaitu tanpa sirip spiral, tanpa berpotongan, berpotongan 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm dan 7 mm. panjang laluan tube kalor 300 mm dengan belokan tube 80 mm dan panjang total tube tube Penukar kalor yaitu 6 meter. Tube Penukar kalor menggunakan pipa galvanis diameter dalam 20 mm dan diameter luar 22 mm, sirip yang digunakan bahan aluminium dengan ketebalan 0,3 mm dan tinggi sirip 10 mm serta pitch antar sirip spiral 30 mm. air yang digunakan dengan temperatur 60 ℃,70 ℃, 80 ℃ laju aliran 0,57 kg/s di dalam tube. kipas angin yang digunakan untuk menghembuskan udara dengan kecepatan 3,59 m/s, 4,45 m/s, dan 5,09 m/s. Hasil penelitian menunjukkan tube Penukar kalor berpotongan 3 mm menghasilkan laju perpindahan panas dan koefisien perpindahan panas tertinggi dengan penurunan tekanan yang lebih rendah. Sementara pada tube Penukar kalor tanpa sirip spiral dan tanpa berpotongan sirip spiral mengalami laju perpindahan panas dan koefisien yang lebih rendah dibandingkan tube Penukar kalor berpotongan 2 mm, 4 mm, 5 mm dan 7 mm sirip spiral. Hasil ini mengindikasikan tube Penukar kalor berpotongan 3 mm perpindahan panas tinggi dengan penurunan tekanan yang rendah sehingga lebih efektif untuk di gunakan dalam mesin termal.
Kata kunci : Penukar Kalor, Karakteristik Perpindahan Panas, Berpotongan Sirip Spiral
Tube heat exchanger play an important role in thermal machines as a cooling system to reduce temperature. Tube circular cross section is widely applied as a place of flow of a hot and high pressure fluid. In the cooling system tube compat heat exchanger (CHE) is used for thermal machines because it has a large heat transfer surface area ratio so that the heat transfer rate that occurs is more optimal. This study aims to examine the characteristics of heat transfer on the outer surface with a sharp tube type and spiral fin cross section in the variation of intersections used, namely without spiral fins, without intersecting, intersecting 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm and 7 mm. The length of the heat tube passage is 300 mm with a tube turn of 80 mm and the total length of the Penukar kalor tube is 6 meters. Tube heat exchanger using galvanized pipe with an inner diameter of 20 mm and an outer diameter of 22 mm, fins used aluminum material with a thickness of 0.3 mm and a fin height of 10 mm and pitch between spiral fins 30 mm. Water used with a temperature of 60 ℃, 70 ℃, 80 ℃ flow rate of 0.57 kg/s in the tube. Fan used to blow air with a speed of 3.59 m/s, 4.45 m/s, and 5.09 m/s. The results showed that the 3 mm intersecting Penukar kalor tube produced the highest heat transfer rate and heat transfer coefficient with a lower pressure drop. Meanwhile, heat exchanger tubes without spiral fins and without intersecting spiral fins experience lower heat transfer rates and coefficients than heat exchanger tubes intersected by 2 mm, 4 mm, 5 mm and 7 mm spiral fins. These results indicate the tube heat exchanger intersecting 3 mm high heat transfer with low pressure drop so it is more effective to use in thermal machines. Keywords : Heat Exchanger, Heat Transfer Characteristics, Intersecting Spiral Fins
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH BESARAN BELOKAN TERHADAP PERFORMANSI PENUKAR PANAS (FIKRI HAIQAL, 2020)
KAJIAN EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS PADA HEAT EXCHANGER TUBE BERSIRIP CIRCULAR BERPOTONGAN (MUHAMMAD RIDZKI RAMADHANI, 2023)
KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PAKSA PADA PENUKAR KALOR TIPE TUBE DENGAN TEKNOLOGI BELOKAN TAJAM (FIKRI PRATAMA, 2018)
PERENCANAAN ULANG KONDENSOR SHELL DAN TUBE PADA SISTEM PROPANA DI PT. ARUN NGL (Junaidi Salat, 2024)
PERANCANGAN DAN OPTIMASI HEAT EXCHANGER UNTUK EKSTRAKSI ENERGI DINGIN PADA PROSES REGASIFIKASI LIQUIFIED NATURAL GAS (LNG) DI PT PERTA ARUN GAS (HAIQAL IRFANSYAH, 2024)