<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110361">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI TEMPORAL BURUNG PADA HABITAT SAWAH DI GAMPONG JURONG PEUJEURA DAN BUNG PAGEU, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mardiana Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi spesies, menghitung keanekaragaman, mengetahui distribusi temporal burung sawah pada setiap fase pertumbuhan padi (Oryza sativa L.) pada habitat sawah di gampong Jurong Peujeura dan Bung Pageu Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022 hingga Januari 2023. Penelitian dilakukan pada fase temporal pertumbuhan padi yaitu fase semai, fase vegetatif, fase generatif, dan fase pascapanen di 2 stasiun pengamatan yaitu stasiun 1 Desa Jurong Peujeura dan stasiun 2 Desa Bung Pageu. Pengamatan dilakukan pada setiap fase pertumbutan padi pada stasiun penelitian. Setiap stasiun terdapat 9 plot, satu plot pengamatan dilakukan selama 10 menit dan dilakukan pengulangan 4 kali pada setiap fase. Metode penelitian menggunakan metode titik hitung dengan radius 50 m dan jarak antar titik 150 m. Waktu pengamatan dilakukan pagi dan sore hari pada pukul 06.30-10.00 WIB dan 15.30-18.00 WIB. Hasil yang didapatkan Spesies burung pada dua stasiun didapatkan sebanyak 8.508 individu, 23 spesies dan 15 famili. Disrtibusi temporal spesies burung tertinggi pada fase semai yaitu stasiun 1 sebanyak 18 spesies dari 13 famili 1.410 individu dan stasiun 2 sebanyak 12 spesies dari 11 famili 387 individu. Indeks keankeragaman jenis (H’) stasiun 1 dan 2 pada berkategori sedang pada semua fase temporal penanaman padi. Indeks dominansi secara keseluruan tidak signifikan, hanya pada fase generatif yang memiliki tingkat dominansi tinggi yaitu pada spesies Lonchura punctulata. Nilai indeks kemerataan jenis (E) tertinggi yaitu pada fase vegetatif (stasiun 1) dan terendah yaitu fase generatif (stasiun 1). Nilai kesamaan jenis (IS) antar habitat pada stasiun 1 dan 2 tertinggi pada fase semai dan vegetatif dan terendah pada fase semai dan generatif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Aceh Besar, Burung, Keanekaragaman Burung, Distribusi Temporal Burung, Sawah, Fase Pertumbuhan Padi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIRDS - AGRICULTURAL PESTS</topic>
 </subject>
 <classification>623.68</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110361</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-11 14:09:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-11 15:16:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>