<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110308">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI POPULASI GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS TEMMINCK, 1847) MENGGUNAKAN PENDEKATAN SPATIAL CAPTURE-RECAPTURE (SCR) DI KAWASAN HUTAN SERBAJADI-LOKOP KABUPATEN ACEH TIMUR PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfikar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Spatial capture-recapture (SCR) adalah salah satu permodelan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dasar sebaran populasi dengan menggabungkan tipe data capture-recapture dengan tingkat variabel informasi identitas individu untuk memperkirakan jumlah populasi dan parameter demografis lainnya. Penggunaan SCR didasari oleh presisi model ini dalam mengaugmentasi berbagai macam data bukti keberadaan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April hingga Oktober 2022. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi populasi dan mengetahui kondisi sebaran spatial populasi gajah melalui pendekatan spatial capture-recapture (SCR) yang tersebar pada habitat gajah di Kawasan Hutan Serbajadi-Lokop Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh. Teknik pengambilan data dilaksanakan dengan menggunakan metode eksploratif dimana area kajian dibagi ke dalam grid pengamatan. Penentuan plot sampling untuk pengukuran kondisi habitat menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan Aplikasi R dengan menggunakan Model Standar SCR. Pemodelan SCR menggunakan proses titik binomial homogen (Search encounter data) melalui fungsi efek campuran linier yang menyertakan kovariat dengan tambahan model Markov Chain Monte Carlo (MCMC) kemudian diinisiasi model JAGS (Just Another Gibbs Sampler). Hasil penelitian menunjukkan estimasi jumlah gajah di kawasan Kabupaten Aceh Timur yaitu 57 individu yang beraktivitas dalam area tersebut, sedangkan sebaran spasial populasi gajah yang terdapat di Kawasan Hutan Lokop-Serbajadi terkonsentrasi pada beberapa lokasi dan menunjukkan bahwa gajah memilih rute yang berada dekat sungai. Tutupan kanopi hutan berkisar antara 25%-90%, ketinggian lahan bervariasi dari 40-320 mdpl dan tipe vegetasi terdiri dari 14 lokasi hutan primer, 6 lokasi hutan sekunder dan 2 lokasi perkebunan. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ekologi populasi gajah liar di sekitar kawasan hutan memiliki karakteristik yang beragam dan berada di dataran rendah dan gajah memiliki pilihan tempat istirahat tertentu di dalam kawasan hutan.&#13;
 &#13;
Kata Kunci: Aceh Timur, Gajah Sumatera, Estimasi populasi, spatial &#13;
     capture-recapture&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110308</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-05 14:37:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-05 15:00:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>