STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA ( STUDI KASUS: SANTRI PONDOK PESANTREN JABAL NUR JADID, DESA MEURANDEH, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA ( STUDI KASUS: SANTRI PONDOK PESANTREN JABAL NUR JADID, DESA MEURANDEH, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA)


Pengarang

Afsri Rauzatul Ailma - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Drs. Zulfan, M. Hum 196107081989101001 - - - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1510101010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

364.36

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Remaja merupakan bagian dari komunitas sosial yang majemuk yang memiliki
banyak potensi dan juga semangat serta merupakan komuntias terbesar dalam tatanan
sosial masyarakat di Indonesia. Remaja juga merupakan tunas bangsa karena masa
depan bangsa dan negara berada di pundak dan merupakan tanggung jawab remaja
Indonesia sendiri. Masa Remaja ini harus bisa diisi dengan hal-hal positif agar
potensi-potensi yang ada pada mereka dapat terarahkan dengan baik. Salah satu
Lembaga yang bisa mengarahkannya adalah pondok pesantren. Pondok Pesantren
Jabal Nur Jadid adalah salah satu pondok pesantren yang ada di kabupaten aceh barat
daya yang menerapkan system pesantren modern. Meskipun berada dipesantren
kenakalan remaja masih kerap terjadi, oleh sebab itu penulis menggunakan metode
kualitatif dalam menganilis permaslahan yang terjadi. Penulis berpatokan pada teori
Interaksi simbolik oleh Herbert Mead dengan menggunakan Teknik deskriptif dengan
mengumpulkan data primer dengan melakukan wawancara, observasi dan
dokumentasi yang kemudian datanya dianalisis melaui deskrptif analisis. Penulis
menemukan bahwa factor kenakalan remaja terjadi karena kaingin tahuan remaja dan
rasa jenuh santri dalam kegiatan pesantren, meskipun pihak pesantren telah
melakukan beberapa Tindakan dimulai dari Tindakan prevented, represif hingga
kuratif, namun jika tidak ada kerja sama antar pesantren, keluarga dan lingkungan
maka penanganan nya tidak akan maksimal.
Kata kunci : Santri, Kenakalan, Pondok Pesantren

ABSTRACT Adolescents are part of a pluralistic social community that has a lot of potential and also enthusiasm and is the largest community in the social order of society in Indonesia. Teenagers are also the nation's buds because the future of the nation and state rests on the shoulders and is the responsibility of Indonesian youth themselves. Adolescence must be filled with positive things so that the potentials that exist in them can be properly directed. One of the institutions that can direct it is Islamic boarding schools. Jabal Nur Jadid Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools in Southwest Aceh district that implements a modern Islamic boarding school system. Even though they are in a boarding school for juvenile delinquency, it still often occurs, therefore the author uses qualitative methods in analyzing the problems that occur. The author is based on the theory of symbolic interaction by Herbert Mead by using descriptive techniques by collecting primary data by conducting interviews, observation and documentation, which are then analyzed through descriptive analysis. The author finds that the factor of juvenile delinquency occurs due to the curiosity of teenagers and the feeling of saturation of students in Islamic boarding school activities, even though the Islamic boarding school has taken several actions starting from prevented, repressive to curative actions, but if there is no cooperation between Islamic boarding schools, families and the environment then the handling will not be maximal. Keywords: Santri, Delinquency, Islamic Boarding School

Citation



    SERVICES DESK