<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110190">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP PELABUHAN PENYEBERANGAN DI ACEH BERBASIS WEBGIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Balqis Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Data pemantauan lingkungan hidup pelabuhan penyeberangan merupakan data yang diperlukan agar dapat mengetahui tingkat keberhasilan upaya pengelolaan lingkungan hidup yang terdapat dalam Dokumen Lingkungan Hidup Pelabuhan Penyeberangan. Data lokasi pemantauan lingkungan hidup ini belum disajikan secara optimal dimana hanya terbatas pada gambar peta di dalam Dokumen Lingkungan Hidup Pelabuhan Penyeberangan yang belum dimiliki oleh seluruh Pelabuhan Penyeberangan di Aceh sehingga informasi spasial maupun non spasial terkait lokasi dan hasil pemantauan lingkungan hidup pelabuhan penyeberangan masih belum tersorot dengan baik. Penyajian data menggunakan sistem manual seperti ini juga menyebabkan akses informasi menjadi terbatas bagi masyarakat, begitu pula dengan proses pengelolaan data lokasi pemantauan lingkungan hidup menjadi sulit untuk dilakukan. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti terdorong untuk membangun WebGIS Lokasi Pemantauan Lingkungan Hidup Pelabuhan Penyeberangan di Aceh yang dapat menyajikan lokasi pemantauan lingkungan hidup menggunakan peta interaktif serta menyajikan data komponen lingkungan hidup dan data hasil pemantauan lingkungan hidup pelabuhan penyeberangan. Adanya fitur Administrator pada webGIS ini akan memudahkan proses pengelolaan data, termasuk menambahkan data lokasi pemantauan lingkungan hidup untuk pelabuhan penyeberangan yang baru memiliki dokumen lingkungan hidup. Penelitian ini dilakukan menggunakan framework CodeIgniter dan library Leaflet JS. Pengujian webGIS dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 50 responden yang terdiri dari kalangan Masyarakat dan Pegawai Dinas Perhubungan Aceh menggunakan metode USE Questionnaire. Berdasarkan hasil pengukuran usability untuk menguji kelayakan webGIS, diperoleh skor sebesar 90.13% yang menunjukkan bahwa WebGIS Lokasi Pemantauan Lingkungan Hidup Pelabuhan Penyeberangan di Aceh termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan.&#13;
Kata kunci: pemantauan lingkungan hidup, pelabuhan penyeberangan, webGIS, USE Questionnaire</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110190</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 15:33:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-04 09:03:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>